LATEST NEWS
Terpilih Kembali Pimpin Kadin Sumba Timur 2026–2031, Elvis Karwelo Perkuat Sinergi Ekonomi dan Solusi Infrastruktur Daerah
Menjaga Atap Adat dan Hutan Sumba: Sinergi Ekonomi dan Konservasi Warga Pataledi di Taman Nasional
Antusiasme Tinggi, 188 Siswa SMAN 1 Waingapu Ikuti Technical Meeting Lomba Bulan Bahasa
Soroti Dugaan Pencurian Sapi yang Kian Meresahkan di Sumba Timur, IPMASTIM Kupang Desak Polisi Bertindak Tegas
Aktivitas Tambang Ilegal Masih Ditemukan, Warga Luar Desa Dilarang Menginap di Wanggameti
BNI Waingapu: JM Tenaga Alih Daya Vendor, Bukan Karyawan Organik
Yeni Mira : Kami Hanya Cari Seribu Dua Ribu Dari dari Jual BBM Eceran, Ini Juga Untuk Bayar Pajak
Bupati Cup 2026 Jadi Berkah Bagi UMKM, Sufyanti Raup Omzet hingga Rp500 Ribu per Hari
Edukasi Generasi Muda Lewat Seni Bonsai, Komunitas Sumba Natur Gelar Ajang Bertukar Ilmu
Dua Karyawan BUMN di Sumba Timur Dilaporkan OJJ ke Polisi, Pimpinan Perusahaan Belum Beri Sikap Resmi
Kotoran Ternak Menggantikan Minyak Tanah
[slideshow_deploy id=’1324′] MaxFM, Waingapu – Semakin sulitnya bahan bakar minyak tanah membuat sejumlah warga di kabupaten Sumab Timur, NTT, memanfaatan kotoran ternak menjadi bahan bakar pengganti minyak tanah.
Pemanfaatan kotoran ternak dilakukan dengan menggunakan teknologi bio gas dimana kotoran ternak ditampung dalam digester atau penampung gas lalu disalurkan ke dalam dapur rumah tangga untuk menyalakan kompor biogas yang digunakan untuk memasak.
Bio gas kotoran ternak juga dimanfaatkan untuk penerangan pengganti lampu listrik. Dengan bio gas pengurangan penggunanan minyak tanah mencapai 70 persen. [ Ignas Kunda ]


