LATEST NEWS
4.258 Gempa Susulan Guncang NTT Pasca M7.7, 118 Kali Dirasakan Warga
Dampak Positif Kenaikan Frekuensi Penerbangan: Pariwisata Sumba Timur Bergeliat
Kepala Bandara I Made Sutamayasa: Peran Warga di KKOP Kunci Keselamatan Penerbangan
Tim SAR Gabungan Temukan Korban Hilang di Rote Ndao Meninggal Dunia
2.768 Gempa Susulan Guncang Flores Pasca M7,7, BMKG: Bisa Berlangsung 3-4 Minggu
Nelayan Rote Ndao Hilang di Laut Saat Ambil Rumput Laut, Pencarian Masih Berlanjut
Kuda Asal Nagekeo ‘Princes Debora’ Sabet Juara 1 pada Ren 1 Kelas B Pacuan Kuda Sumba Timur 2026
Khidmat dan Meriah, Upacara HUT ke-81 RI Digelar di Lokasi Tambak Udang Raksasa
Beasiswa Rp1 Miliar dan 73 Sekolah Direvitalisasi, Dua SMP Waingapu Wakili NTT di Tingkat Nasional
HUT RI ke-81, Bupati Sumba Timur Paparkan Capaian: Dari Surplus Beras Hingga WTP
Kotoran Ternak Menggantikan Minyak Tanah
[slideshow_deploy id=’1324′] MaxFM, Waingapu – Semakin sulitnya bahan bakar minyak tanah membuat sejumlah warga di kabupaten Sumab Timur, NTT, memanfaatan kotoran ternak menjadi bahan bakar pengganti minyak tanah.
Pemanfaatan kotoran ternak dilakukan dengan menggunakan teknologi bio gas dimana kotoran ternak ditampung dalam digester atau penampung gas lalu disalurkan ke dalam dapur rumah tangga untuk menyalakan kompor biogas yang digunakan untuk memasak.
Bio gas kotoran ternak juga dimanfaatkan untuk penerangan pengganti lampu listrik. Dengan bio gas pengurangan penggunanan minyak tanah mencapai 70 persen. [ Ignas Kunda ]


