LATEST NEWS
Nobar Liga Champions di Polres Sumba Timur, Hiburan Sekaligus Edukasi Keselamatan Berkendara
UNKRISWINA Sumba Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual, Dukung Proses Hukum Dugaan Cabul Oknum Dosen
Kapolres Sumba Timur Jenguk Korban Lakalantas di Payeti, Berikan Santunan dan Dukungan Moril
Tragedi Kecelakaan Maut di Laindeha, Bocah 4 Tahun Tewas Akibat Ditabrak Pengendara Mabuk Miras dan Tak Ber SIM
Korban Kecelakaan Mobil Dinas Kapolsek Waingapu Bantah Salip, Kaki Kiri Patah
Kapolsek Kota Waingapu Alami Kecelakaan, 6 Orang Luka-luka, Polisi Tanggung Seluruh Biaya
Pemerintah Sumba Timur Sahkan dan Lindungi Hak Penuh Penganut Marapu
Lomba Luluk untuk Siswa SMP, Langkah Strategis Pemerintah Regenerasi Wunang di Sumba Timur
Mengenal Tatu Ana Lodu, Pengrajin Sumba yang Lestarikan Warisan Lontar dan Pandan Lewat Kerajinan Tangan
Tenun Ikat Kaliuda Mendunia, Ibu Rumah Tangga Andalkan sebagai Penopang Ekonomi Keluarga
Kotoran Ternak Menggantikan Minyak Tanah
[slideshow_deploy id=’1324′] MaxFM, Waingapu – Semakin sulitnya bahan bakar minyak tanah membuat sejumlah warga di kabupaten Sumab Timur, NTT, memanfaatan kotoran ternak menjadi bahan bakar pengganti minyak tanah.
Pemanfaatan kotoran ternak dilakukan dengan menggunakan teknologi bio gas dimana kotoran ternak ditampung dalam digester atau penampung gas lalu disalurkan ke dalam dapur rumah tangga untuk menyalakan kompor biogas yang digunakan untuk memasak.
Bio gas kotoran ternak juga dimanfaatkan untuk penerangan pengganti lampu listrik. Dengan bio gas pengurangan penggunanan minyak tanah mencapai 70 persen. [ Ignas Kunda ]


