LATEST NEWS
Mengajar di Lantai Tanah, KPK Tanamkan Mimpi Integritas untuk Anak Bangsa di Perbatasan
TN Matalawa dan PT Telkom Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Kelompok Pemandu Wisata Air Terjun Matayangu
47 Alat Berat dari Jakarta Tiba di Sumba Timur, Progres Tambak Udang Raksasa dan Modern Tembus 4,87 Persen
Kendala Dokumen, Pencairan Dana Ganti Rugi Lahan Tambak Udang Raksasa Tertunda
Hoax 3 Hari Rawat Inap Dibantah BPJS Kesehatan Waingapu di HUT ke-58
Puluhan Saksi Diperiksa Dalam Kasus Dugaan Korupsi PT ASTIL
Senin Depan Kejari Akan Terima Lagi Satu Tersangka Tambang Emas Ilegal, Gakkum Kehutanan Aminkan!
Kejari Sumba Timur Tahan Tersangka Penambangan Emas Ilegal di TN Matalawa
Intake dan Transmisi 4 Kilometer: Tantangan Terberat Proyek Tambak Udang Waingapu
IPAL Dua Tahap dan Water Monitoring System: Komitmen Lingkungan Proyek Tambak Udang Raksasa
Kotoran Ternak Menggantikan Minyak Tanah
[slideshow_deploy id=’1324′] MaxFM, Waingapu – Semakin sulitnya bahan bakar minyak tanah membuat sejumlah warga di kabupaten Sumab Timur, NTT, memanfaatan kotoran ternak menjadi bahan bakar pengganti minyak tanah.
Pemanfaatan kotoran ternak dilakukan dengan menggunakan teknologi bio gas dimana kotoran ternak ditampung dalam digester atau penampung gas lalu disalurkan ke dalam dapur rumah tangga untuk menyalakan kompor biogas yang digunakan untuk memasak.
Bio gas kotoran ternak juga dimanfaatkan untuk penerangan pengganti lampu listrik. Dengan bio gas pengurangan penggunanan minyak tanah mencapai 70 persen. [ Ignas Kunda ]


