Scroll to Top
Kampung Pangadu Lenyap Tersapu Banjir
Posted by maxfm on 30th April 2021
| 1292 views
Ilustrasi, Banjir merusak kebun warga di Desa Laipandak Wulla Waijelu [Foto: EL / AT]

MaxFM, Waingapu – Banjir bandang yang terjadi Minggu (4/4/2021) lalu sekitar pukul 04:30 Wita di Desa Wangga Mbewa, Kecamatan Pinu Pahar benar-benar menjadi akhir dari cerita kehidupan di Kampung Pangadu, karena kampung yang dihuni 16 Kepala Keluarga (KK) tersebut lenyap tersapu banjir di Minggu Paskah tersebut.




Ketua Klasis Pinu Pahar, Pdt. Maria Hada Inda, S.Th. menyampaikan hal ini saat ditemui di Lailunggi pekan lalu. Dijelaskannya banjir ini tidak hanya memberikan duka bagi 16 KK yang kehilangan rumah tinggal mereka, namun juga sejumlah warga lainnya di Desa Wangga Mbewa ikut tertimpa kemalangan karena lahan pertanian maupun ladang mereka ikut hilang atau rusak.

“Tanaman padi yang sudah menguning dan siap panen sebagian tersapu banjir, sebagian lainnya terkubur longsor,” ungkapnya.




Kondisi ini menurut Pdt. Maria benar-benar memberikan duka bagi warga jemaat nya, namun karena adanya rasa sepenanggungan yang ditunjukkan oleh Gereja Kristen Sumba (GKS) bersama Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan juga pemerintah yang terus memberikan bantuan kepada warga jemaatnya, kesedihan tersebut sedikit tersisihkan.

“Karena masih selalu bersama dan masih ada bantuan yang terus datang, jadi mereka (16 KK yang rumahnya hanyut) tidak terlalu sedih. Namun tidak tahu nanti setelah semua aliran bantuan berakhir,” ungkapnya dengan nada suara yang bergetar menahan tangis.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons