Scroll to Top
Kisah Kembalinya 9 Awak Perahu: Selama Seminggu Tanpa Bekal Dibawa Arus
Posted by Frans Hebi on 14th Juni 2017
| 3594 views

MaxFM, Waingapu – Beberapa hari lalu ada berita tidak resmi dari Sumba Barat Daya tentang perahu motor yang tenggelam. Empat puluh orang dari Sumba Barat Daya digaji oleh perusahaan untuk panen jagung di Sumbawa yang berhektar. Ketika akan pulang Sumba Barat Daya, sedianya mereka mau menumpang kapal laut. Tapi kapal yang sudah ada di pelabuhan tidak mau karena menurut kaptennya situasi kurang kondusif. Lalu mereka naik perahu motor walaupun dinasehati juga oleh kapten kapal.

Sebelum mencapai pelabuhan Waikelo, Sumba Barat Daya, perahu motor tenggelam karena arus dan gelombang terlalu kuat. Dikhabarkan 17 orang meninggal, 23 selamat karena saat itu ada kapal di lokasi kejadian. Bagaimana berita selanjutnya kami tidak mengikutinya karena TV kami lagi eror.

Hal inilah yang mengingatkan kami pada peristiwan 9 tahun yang lalu, juga di Sumba Barat Daya, Kecamatan Kodi. Semua awak perahu motor 9 orang nyaris tewas gara-gara tidak mengindahkan peringatan. Berikut kisahnya.

SEMINGGU sebelum kejadian, sebenarnya sudah ada berita TV dan radio yang menyiarkan agar masyarakat Indonesia bagian timur berhati-hati kalau melaut atau berlayar karena ada arus kuat yang membahayakan pelayaran.

Tapi para nelayan tradisional Pero dan sekitarnya tetap saja melaut karena itulah tumpuan hidup mereka. Sejak dulu kehidupan para nelayan Desa Pero Batang, Kecamatan Kodi semata-mata bergantung pada hasil tangkapan ikan dan cumi yang nantinya dijual untuk menyekolahkan anak dan pemenuhan kebutuhan lain.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons