Scroll to Top
Palulu Ndima: Golkar Gagal Mengusung GBY-ULP Bukan Salahnya
Posted by maxfm on 30th Juli 2015
| 1931 views


Ketua DPRD Sumba Timur : Palulu P. Ndima [Foto : Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Dicoretnya Partai Golkar sebagai pengusung pasangan bakal calon bupati Gidion Mbilijora-Umbu Lili Pekuwali (GBY-ULP) oleh KPUD Sumba Timur pada hari Selasa (28/7) membuat konflik dalam partai berlambang beringin ini semakin meruncing.

Hanya sekitar tiga jam setelah pencoretan itu, DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (NTT) mengeluarkan SK pemecatan terhadap Palulu Ndima sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Sumba Timur. Dalam SK bernomor SKEP-75/DPD/GOLKAR/NTT/VII/2015 memberhentikan Palulu Ndima sejak 28 Juli 2015.

SK pemberhentian Palulu itu sempat ditunjukkan oleh salah satu anggota tim sukses GBY-ULP, Ali Oemar Fadaq, untuk diabadikan oleh beberapa wartawan di kantor KPUD Sumba Timur.

Palulu Ndima sendiri heran dan menyesalkan dirinya dipersalahkan atas kegagalan Partai Golkar mengusung GBY-ULP.

“Kenapa gara-gara mereka tidak bisa mengusung GBY-ULP kemudian mengkambinghitamkan saya?”, kata Palulu kepada MaxFM dan wartawan lain Rabu (29/7).

Perpecahan partai beringin yang dimulai dari DPP ini jelas berimbas pada kepengurusan di daerah-daerah termasuk di Sumba Timur. Palulu yang adalah ketua DPD Golkar Sumba Timur sebelum perpecahan ini merebak, menjelaskan bahwa hanya dirinya dan wakil sekretaris partai, Yudi Watimena, yang bertahan di kubu Aburizal Bakrie (ARB) sementara pengurus lainya ada dalam kubu Agung Laksono (AL). Ia mengakui bahwa dirinya sudah tidak dianggap oleh kepengurusan kubu AL dan bahkan ia sudah diganti dan tidak diacuhkan lagi. Dalam sebuah musyawarah daerah partai yang diadakan pada 27 Juli 2015 Bupati Sumba Timur Gidion Mbilijora telah dipilih menggantikan Palulu yang saat ini masih menjabat sebagai Ketua DPRD Sumba Timur.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons