
MaxFM WAINGAPU – Kepala Badan Penanggunalan Bencana Daerah BPBD , Sumba Timur, Mikail Jakalaki, menjelaskan hingga saat ini penangan para nelayan asal Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang ditemukan terdampar telah dievakuasi dan mendapat penganan medis.
“Mereka ditemukan oleh masyarakat Benda, Kecamatan Pahungalodu telah dievakuasi untuk dan ditangani oleh petugas kesehatan di Puskesmas Mangili,” jelas Mikail Jakalaki saat diwawancara Heinrich Dengi dari Radio MaxFM Waingapu, Senin 5 Sepetember 2022.
Menurut Jakalaki, proses evakuasi para nelayan asal Kabupaten Timor Tengah Utara yang terdampar di wilayah perairan Sumba Timur pada minggu 4 september 2021 sudah berjalan. Selain itu upaya perawatan terhadap para korban selamat juga telah dilakukan oleh petugas kesehatan di Puskesmas Mangili, Kecamatan Pahungalodu.
“Selanjutnya akan segara dievakuasi dari Mangili ke Waingapu untuk proses perawatan selanjutnya di RSUD Umbu Mehang Kunda,” katanya.
Lebih lanjut dia mengatakan, “Rencananya hari ini (Senin 5 September 2022) tim dari Kabupaten TTU akan tiba di Sumba Timur, dan terkait proses pengembalian para korban akan segara dikoordinasikan secara baik, termasuk jenasah salah korban yang terdampar itu.”
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, katanya, memiliki tanggung jawab moril dalam mengurus hal-hal teknis bersama Pemkab TTU dalam upaya proses pengembalian jenasah bersama para korban selamat yang terdampar di Kecamatan Pahungalodu, pada Minggu 4 September 2022.
Dia mengatakan, “Baik itu dari aspek atministrasi, termasuk kenyaman-kenyaman dan kesehatan tentunya itu akan menjadi tanggung jawab dari pemerintah daerah Sumba Timur dan kerja sama dengan pemerintah Kabupaten TTU. “
“Terkait salah satu korban yang diduga itu adalah kapten hingga dini hari tadi belum ditemukan. Apakah beliau selamat atau tidak, hingga saat ini belum ada informasi,” tandasnya. [TIM]







