
MaxFM Waingapu, SUMBA – Penyerahan Lokasi Pekerjaan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kepada konsorsium ADHI – HUTAMA – MINARTA (KSO) untuk pembangunan tambak udang terintegrasi di desa Palakahembi, Kecamatan Padawai, Kabupaten Sumba Timur dilaksanakan pada Jumat 19 Desember 2025.
Baca juga:
Mengurai Paradoks Kemiskinan Sumba Timur: Pengangguran Rendah, Kemiskinan Tetap Tinggi
Penandatanganan penyerahan Lokasi Pekerjaan dan Rapat Persiapan Pelaksaan Kontrak dilakukan di Ballroom Myze Hotel Waingapu malam harinya.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Tb. Haeru Rahayu saat menijau lokasi tambak udang raksasa ini menjelaskan untuk membangun tambak udang dengan luasan kawasannya sekitar 2Ribu hektar dibutuhkan dana 7,2 triliun rupiah.
Di lokasi tambak udang raksasa ini akan dibangun sebanyak 14 klaster tambak, dengan total 1.792 kolam, 224 tandon, 52 IPAL, serta pabrik pakan, es, dan cold storage. Masing-masing kolam tambak ukurannya 50 m x 50 m.
Informasi yang ada di baliho denah tambak undang menyebutkan pelaksanaan pembangunan akan dimulai pada Desember 2025 akan selesai pada November 2028 atau selama 1.095 hari kerja sejak SPMK dengan masa pemeliharaan 365 hari Kalender.
Tambak udang raksasa dan moderen ini akan mulai beroperasi pada November 2028. [HD]








