
MaxFM Waingapu, SUMBA — Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Kantor Perwakilan LPS II menyelenggarakan kegiatan LPS Goes to Campus di Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba sebagai bagian dari rangkaian Ekspedisi NTT di Sumba pada 23 April 2026.
Kegiatan ini diselenggarakan bekerja sama dengan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta didukung oleh Bank Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari Ekspedisi NTT sebelumnya yang telah dilaksanakan di Kupang pada Februari 2026, sebagai upaya berkelanjutan LPS dalam memperluas jangkauan edukasi publik, khususnya kepada generasi muda di wilayah Nusa Tenggara Timur.
LPS Goes to Campus kali ini dihadiri oleh 300 mahasiswa UNKRISWINA, yang antusias mengikuti rangkaian materi edukasi tentang literasi keuangan. Kegiatan ini dirancang sebagai sarana peningkatan literasi keuangan mahasiswa melalui penyampaian materi interaktif mengenai peran dan fungsi LPS dalam menjaga stabilitas sistem perbankan, termasuk mekanisme penjaminan simpanan dan resolusi bank. Selain itu, kegiatan ini juga membahas pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan, serta kesadaran akan risiko dalam aktivitas keuangan.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya diharapkan memahami konsep literasi keuangan secara teoritis, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Lebih lanjut, mahasiswa yang telah mendapatkan edukasi diharapkan dapat berperan sebagai agen literasi keuangan di lingkungan sekitarnya, baik di keluarga maupun masyarakat, sehingga tercipta efek pengganda (multiplier effect) dalam peningkatan inklusi dan literasi keuangan di daerah.
Pembantu Rektor II Universitas Kristen Wirawacana, Adrianus Kabubu Hudang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas berjalannya kegiatan LPS Goes to Campus oleh LPS ini.
“Kegiatan ini dapat dijadikan sebagai langkah yang awal yang dapat terus ditingkatkan dalam bentuk berbagai kerja sama untuk meningkatkan literasi keuangan di mahasiswa,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan LPS II, Bambang S. Hidayat dalam kesempatan yang sama menyampaikan harapannya agar mahasiswa juga bisa membantu mengedukasi warga.
“Kami minta mahasiswa UNKRISWINA tidak hanya menjadi nasabah yang cerdas, tetapi juga menjadi perpanjangan tangan kami untuk mengedukasi keluarga dan masyarakat di Sumba dalam hal literasi keuangan,” harapnya.
Melalui sinergi antara LPS, OJK, dan Bank NTT, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap sistem keuangan nasional, serta mendorong terciptanya perilaku keuangan yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. Komitmen ini sejalan dengan upaya bersama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendukung pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan. [HD]








