
MaxFM Waingapu, SUMBA – Wakil Bupati (Wabup) Sumba Timur Yonathan Hani menerima kunjungan pengurus penyandang disabilitas di ruang kerjanya dalam suasana penuh persahabatan dan kekeluargaan, Jumat 28 November 2025, siang.
Baca juga:
Myze Hotel Waingapu: Wajah Baru Hospitality Premium di Sumba Timur
Sebelumnya beberapa penyandang disabilitas Sumba Timur sempat berkunjung ke Rujab Wakil Bupati untuk audiensi Kamis, 27 November 2025, sekitar 18.00 WITA tetapi tidak bertemu karena Wabup Yonathan Hani sedang berkegiatan di DPRD Sumba Timur.
Difasilitasi Radio MaxFM, Wabup Yonathan Hani berjanji akan menerima penyandang diabilitas pada Jumat 28 November 2025, dan terjaliha pertemuan ini.
Dalam pertemuan dengan Wabup Yonathan Hani, perwakilan disabilitas yang hadir, Karel Kanda (68 Tahun, Pensiunan Guru Huruf Braile), Robert Riwu (Ketua Persatuan Tuna Netra Indonesia – PERTUNI), Ari dari Panda diasbilitas mata, Ketua Pusat Aksi Hak-Hak Disabilitas (PAHDIS) Sumba Timur Paulu Kamulung, dan Heinrih Dengi dari Radio MaxFM mengikutinya sebagai pendegar.
Baca juga:
Bank NTT Cabang Waingapu Dorong Solusi Tantangan Ekonomi Pendidikan di Peringatan Hari Guru
Dalam pertemuan ini, banyak persoalan yang disampaikan oleh perwakilan penyandang disabilitas antara lain minimnya fasilitas untuk penyandang diabilitas bisa beraktifitas di berbagi tempat, baik itu di kantor pemerintahan, fasilitas publik, gereja termasuk di sarana kesehatan.
Karel Kanda yang saat ini bersuia 68 tahun menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Yonathan Hani yang sudah memberikan waktu untuk menerima dan mendengar keluh kesah penyandang disabilitas Sumba Timur.
Baca juga:
Gelombang Wisatawan Mancanegara Serbu Museum Oemboe Hina Kapita, Semarakkan Festival Budaya Sumba
“Saya berterima kasih kepada bapak Wakil Bupati, karena sudah memberikan janji dan ruang bagi anak-anak penyandang disabiltas untuk diperhatikan bila mana ada kemunkinan pembukaan peluang pekerjaan di Sumba Timur,” ujar Karel Kanda kepada Radio MaxFM.
Ketua PERTUNI Sumba Timur Robert Riwu yang juga dikenal dengan nama Ama Nggongi menyampaikan kepada Wakil Bupati bahwa sebagai penyandang disabilitas dirinya dan komunitas tidak ingin dikasihani.
“Kami hanya ingin diberikan kesempatan yang sama dengan warga lain, kami hanya minta diberikan akses saja, sisanya kami akan berusaha semampu dirinya, jangan karena kami ini sebagai disabilitas netra terus tidak dianggap lagi sebagai warga, jelas Ama Nggongi.
Baca juga:
https://maxfmwaingapu.com/2025/11/sekretaris-kpu-sumba-timur-bebas-usai-praperadilan-dikabulkan/
Sementara itu, Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani, mendengar dengan serius dan memberi perhatian khsusus atas apa yang disampaikan perwakilan penyandang diabilitas.
“Saya janji dan berkomitmen untuk memberikan perhatian kepada penyandang disabilitas, termasuk anak-anaknya,” respon Yonathan Hani.
Yonathan Hani juga mempersilahkan bila ada anak-anak dari penyandang disabiltas yang akan atau sedang berkuliah, bisa memasukkan berkas pengajuan beasiswa lagsung kepada dirinya. “Saya akan beri perhatian khusus untuk hal ini,” ujar Wakil Bupati Yonathan Hani.
Baca juga:
Ombudsman NTT Tuntut Tindakan Tegas atas Pungli terhadap Eksportir Telur di PLBN Motaain
Dalam kesempatan pertemuan ini, perwakilan penyandang disabilitas juga meminta kehadiran Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani untuk menjadi narasumber dalam acara talkshow radio di MaxFM pada Hari Disabilitas Sedunia (3 Desember 2025), mengambil topik Curhat Penyandag Disabilitas Bersam Wakil Bupati Sumba Timur, dan dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Sumba Timur Yonathan Hani menyatakan akan hadir dalam kegiatan di radio Max 96.9FM Waingapu. [HD]








