Scroll to Top
Bank NTT Cabang Waingapu Dorong Solusi Tantangan Ekonomi Pendidikan di Peringatan Hari Guru
Posted by maxfm on 26th November 2025
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani dan Kepala Bank NTT Cabang Waingapu di Puncak Acara Peringatan Hari Guru 25 November 2025, di Lapangan Tenis Bank NTT Waingapu [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Dalam momen peringatan Hari Guru Nasional ke-80, Bank NTT Cabang Waingapu ambil bagian dalam kegiatan yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Sumba Timur di Lapangan Tenis Kantor Bank NTT Cabang Waingapu, Selasa, 25 November 2025. Acara berlangsung dalam nuansa tema besar “Guru Bermutu Indonesia Maju: Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas” dengan subtema “Guru Bersatu, Indonesia Maju.”

Baca juga:
Gelombang Wisatawan Mancanegara Serbu Museum Oemboe Hina Kapita, Semarakkan Festival Budaya Sumba

Berbagai kegiatan memeriahkan acara ini, mulai dari pertunjukan seni hingga talk show yang membahas peran strategis guru dalam memajukan bangsa melalui pendidikan. Diskusi juga menyinggung tantangan yang dihadapi para pendidik, termasuk faktor ekonomi keluarga dan kecakapan guru dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu.




Pada kesempatan tersebut, Bank NTT Cabang Waingapu memperkenalkan produk Kredit Pendidikan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjawab tantangan biaya pendidikan. Kredit ini ditawarkan dengan skema bunga rendah dan diperuntukkan tidak hanya bagi pembiayaan pendidikan anak, tetapi juga bagi para guru yang ingin melanjutkan studi untuk meningkatkan kapasitas dan kecakapan profesional mereka.

Baca juga:
https://maxfmwaingapu.com/2025/11/sekretaris-kpu-sumba-timur-bebas-usai-praperadilan-dikabulkan/

“Kredit ini tidak hanya untuk orangtua yang punya penghasilan tetap tetapi juga untuk petani holtikultura misalnya, dengan hasil tani mereka bisa kredit untuk kepentingan pendidikan anak-anak,” ujar Kepala Bank NTT Cabang Waingapu, Yusuf H. Mawolu.

Yusuf juga menjelaskan, khusus bagi guru, pembayaran cicilan dapat dimulai setelah mereka menyelesaikan masa studi dan kembali bekerja. Skema ini dirancang untuk memberi ruang bagi guru agar dapat fokus menyelesaikan pendidikan tanpa beban cicilan selama masa kuliah.




Dengan program ini, Bank NTT menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia melalui akses pendidikan. Pendidikan dinilai sebagai ujung tombak dalam memajukan peradaban bangsa di masa depan.

Baca juga:
Ombudsman NTT Tuntut Tindakan Tegas atas Pungli terhadap Eksportir Telur di PLBN Motaain

Keberadaan Kredit Pendidikan ini diharapkan dapat semakin dikenal masyarakat Sumba Timur dan dimanfaatkan secara optimal. Program ini dipandang sebagai salah satu solusi atas persoalan biaya pendidikan yang masih menjadi tantangan utama bagi banyak keluarga.

Selain menyediakan akses pembiayaan, Bank NTT juga menegaskan kesiapan untuk memberikan pendampingan literasi keuangan kepada masyarakat. Menurut pihak bank, literasi keuangan merupakan kemampuan dasar keluarga dalam mengelola pendapatan, pengeluaran, dan perencanaan masa depan, termasuk untuk kebutuhan pendidikan.




Dalam talk show yang sama, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, turut hadir sebagai narasumber dan menekankan peran strategis guru dalam pembangunan daerah. Ia menyoroti pentingnya kecakapan psikologis guru dalam memahami murid dan latar belakang keluarga mereka guna menentukan metode pengajaran yang efektif.

Baca juga:
Duta Muda BPJS Nasional Jadi Agent of Change JKN

Yonathan juga menambahkan bahwa guru perlu memahami bakat dan minat anak sejak dini agar dapat dikembangkan dengan baik dan berguna bagi masa depan mereka. Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab penting tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pengarah karakter dan potensi generasi muda di Sumba Timur. [MaxFM]

Show Buttons
Hide Buttons