Scroll to Top
Tenang Dampingi Anak Jalani Perawatan, Suryani Yakin JKN Hadir Berikan Perlindungan
Posted by maxfm on 17th November 2025
Tenang Dampingi Anak Jalani Perawatan, Suryani Yakin JKN Hadir Berikan Perlindungan [Foto: ISTIMEWA]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Di saat kesehatan telah menjadi kebutuhan, kehadiran perlindungan jaminan kesehatan menjadi penopang penting bagi masyarakat. Program JKN hadir menjawab kebutuhan tersebut dengan memberikan akses layanan kesehatan yang merata dan terjangkau.

Baca juga:
Berkat Program JKN Andi Rangga Fokus Penyembuhan Penyakitnya

Manfaat dari Program JKN telah dirasakan langsung oleh Suriyani (43). Ditemui di kediamannya, Suriyani berbagi kisah penuh haru sekaligus rasa syukur tentang perjuangannya dalam merawat anak keempatnya, Fitriani yang kini berusia 4 tahun.




“Sejak lahir, anak saya didiagnosa mengalami kelainan pada jantungnya. Dokter menyampaikan bahwa harus ada pengawasan ketat dan pemeriksaan rutin di rumah sakit. Dokter juga mengatakan bahwa anak saya terdeteksi memiliki down syndrome, sehingga butuh perhatian lebih dalam tumbuh kembangnya. Sekarang, kontrol rutin saya lakukan satu kali setiap bulan. Saya sangat bersyukur, semua ini bisa berjalan dengan lancar berkat adanya JKN”, cerita Suriyani.

Baca juga:
Yuliana Rasakan Manfaat Jaminan Kesehatan

Merawat anak dengan kelainan jantung dan down syndrome bukanlah perkara mudah. Selain membutuhkan tenaga dan kesabaran, biaya yang diperlukan juga tidak sedikit. Suriyani mengaku tidak sanggup membayangkan bagaimana jadinya jika keluarganya harus menanggung seluruh biaya pengobatan tersebut secara mandiri.

“Kalau harus bayar sendiri, saya tidak bisa membayangkan. Setiap kali kontrol ada pemeriksaan penunjang, ada obat-obatan yang harus diminum secara rutin, belum lagi nanti kalau dokter menyarankan operasi. Saya tidak mungkin mampu. Untung ada BPJS Kesehatan, jadi saya merasa lebih tenang karena biaya semua ditanggung”, ujarnya.

Suriyani melanjutkan, dokter di rumah sakit tengah melakukan serangkaian pemeriksaan lanjutan untuk menentukan langkah operasi bagi anaknya. Jika kondisi tubuh Fitriani dianggap siap, maka tindakan operasi akan segera dijadwalkan di rumah sakit rujukan dengan fasilitas yang lebih lengkap.

“Dokter mengatakan bahwa prosedur operasi memang harus dilakukan. Saat ini kami masih menunggu hasil diagnosis lengkap dari dokter. Kalau hasilnya keluar, pasti akan segera ada tindak lanjut. Saya hanya bisa berdoa semoga anak saya kuat dan semua berjalan lancar,” tambahnya.




Dalam perbincangan yang dilakukan, Suriyani tidak henti-hentinya mengucap syukur karena dirinya telah menjadi peserta JKN. Terdaftar pada segmen peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iuran bulanannya ditanggung pemerintah sangat berarti baginya dan keluarganya yang memang berpenghasilan terbatas.

“Alhamdulillah dari segi iuran pun telah ditanggung oleh pemerintah. Meskipun terdaftar pada kelas 3, yang penting anak saya bisa terus mendapat layanan kesehatan,” ungkapnya.

Baca juga:
Tunggakan Retribusi Kendaraan Dinas ASN Tembus Rp300 Juta, BAPENDA: Alasan Klasik Lupa Bayar

Bagi Suriyani, keaktifannya sebagai peserta PBI adalah anugerah besar. Ia menyadari banyak masyarakat yang masih menunda untuk mendaftar atau membayar iuran JKN, padahal sakit bisa datang tanpa diduga. Dengan status aktif, ia merasa lebih aman karena akses layanan kesehatan untuk keluarganya, khususnya Fitriani tetap terjamin.

“Program JKN ini sangat membantu orang kecil seperti saya. Saya bisa tenang, anak bisa terus berobat, dan keluarga tidak terbebani. Kalau bukan karena ada peran pemerintah lewat JKN, mungkin kami sudah putus asa,” ungkapnya penuh haru.

Pelayanan kesehatan yang diperoleh melalui Program JKN di fasilitas kesehatan pun menurut Suriyani sudah cukup baik. Mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan, hingga pemberian obat, semuanya berjalan dengan lancar.




“Dokter dan perawat di rumah sakit juga sangat membantu, selalu memberi penjelasan dengan sabar. Saya tidak pernah dipersulit hanya karena menggunakan JKN. Malah semua dilayani sama rata,” jelasnya.

Baca juga:
Vicaris Theresia Ella Terpilih Jadi Calon Pendeta Untuk GKS Kalu

Perjuangan Suriyani membesarkan Fitriani dengan dukungan Program JKN menjadi cerminan nyata bahwa kesehatan bukanlah beban yang harus ditanggung sendiri oleh masyarakat. Kehadiran JKN yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk melindungi seluruh penduduknya. Bagi Suriyani, JKN bukan hanya sekedar kartu kepesertaan, melainkan harapan besar agar anaknya bisa bertahan, sehat, dan tumbuh dengan penuh cinta.

“Program ini benar-benar luar biasa. Anak saya masih kecil, masih panjang masa depannya. Dengan adanya jaminan kesehatan, saya punya harapan bahwa ia bisa sembuh, bisa tumbuh, dan tetap bahagia dengan kondisi yang ia alami. Saya hanya bisa berdoa dan berharap. Sisanya, saya percayakan kepada dokter dan tanamkan bahwa JKN selalu hadir melindungi kami,” tutupnya dengan penuh keyakinan. (ok/vd)

Show Buttons
Hide Buttons