Scroll to Top
Vicaris Theresia Ella Terpilih Jadi Calon Pendeta Untuk GKS Kalu
Posted by maxfm on 16th November 2025
Pendeta Lusandri Karanggulimu, M.Th. (ki), Ketua majelis Lingkungan B, GKS Payeti Cabang Kalu Aplonia Yosina Toto (ka) [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Jemaat Gereja Kristen Sumba (GKS) Payeti Cabang Kalu yang rencananya akan mekar menjadi jemaat mandiri di 2026, melakukan pemilihan calon pendeta pada Minggu, 16 November 2025, setelah Ibadah Pk. 08.00 WITA.

Baca juga:
Lima Tuntutan GARDA AMAN untuk Penyelesaian Konflik Tanah Malai Kababa

Selepas Ibadah Minggu yang dipimpin oleh Pendeta Lusandri Karanggulimu, jemaat bersiap untuk melakukan pemilihan calon pendeta.




Box tempat pencoblosan pemberian suara disiapkan, dan masing-masingg anggota jemaat berhak, bergantian memberikan suaranya untuk calon pendeta yang dipilihnya. Untuk calon jemaat baru GKS Kalu, 3 calon pendeta yang namanya tertera di kartu suara adalah:
1. Ardiansyah Talundima, S.Th.
2. Romi Adi K. Bangngu, S.Si., Teol.
3. Theresia Ella Rambu Hada, S.Th.

Baca juga:
Solidaritas Laut: Kapal Feri Jadi Pahlawan di Detik-Detik Genting Evakuasi Kapal Phinisi

Pemberian suara Jemaat mulai dihitung sekira Pk. 17.00 WITA di Geduang Ibadah GKS Payeti Cabang Kalu.

Dari hasil perhitungan panitia yang telah ditunjuk dan disaksikan banyak jemaat yang memenuhi gedung ibadah maupun di halam luar gereja hasilnya sebagai berikut :
1. Vic. Ardiansyah Talundima, S.Th. meraih 92 suara
2. Vic. Romi Adi K. Bangngu, S.Si., Teol. meraih 203 suara
3. Vic. Theresia Ella Rambu Hada, S.Th. meraih 215 suara

Dengan demikian calon pendeta terpilih untuk calon Jemaat GKS Kalu adalah Vic. Ella Rambu Hada, S.Th.




Pendeta GKS Payeti yang merupakan Pendeta Koordinator Lingkungan B, Kalu, Lusandri Karanggulimu, M.Th. yang ditemui setelah selesai perhitungan suara menjelaskan dengan hasil perhitungan suara ini maka dipastikan Vicaris Theresia Ella Rambu Hada, S.Th. menjadi calon pendeta calon jemaat baru GKS Kalu.

“Ini sudah sesuai dengan tata gereja, karena yang mendapat suara terbanyaklah yang ditentukan sebagai calon pendeta dan Vicaris Theresia Ella Rambu Hada, S.Th. terpilih dalam proses ini,” jelas Pendeta Koordinator Lingkungan B, Kalu, Lusandri Karanggulimu, S.Th., M.Th.

Baca juga:
Kuasa Hukum Klaim Penetapan Tersangka Kasus Dana Hibah KPU Sumba Timur Cacat Hukum

Masih jelas Pendeta Lusandri proses selanjutnya masih panjang, setelah proses ini, nama yang terpilih akan diumukan dalam 3 ibadah minggu berturut-turut, kemudian calon pendeta terpilih akan diberikan surat bahwa dirinya terpilih di bakal jemaat GKS Kalu.

Kolase Foto Proses Perhitungan Suara Calon Pendeta GKS Kalu Minggu 16 November 2025 [Foto: Heinrich Dengi]

Selain itu tambah Pendeta Lusandri, selanjutnya akan ada proses penjemputan calon pendeta pada 5 Januari 2026,dilanjutkan dengan percakapan atau premptoir untuk menguji kelayakan caloan pendeta, hingga tiba di hari pentahbisan pendeta sekira April 2026 yang akan datang.

Pendeta Lusandri juga bilang bahwa semua proses pemilihan pendeta berjalan denga naman dan damai.

Sementara itu, ketua majelis Lingkungan B, GKS Payeti Cabang Kalu Aplonia Yosina Toto mewakili jemaat setempat menjelaskan pertama-tama kita sebagai jemaat patut bersyukur boleh sampai pada tahap ini, karena proses ini adalah proses yang cukup panjang, dalam hubungan pemekaran GKS Payeti Cabang Kalu.




“Jemaat sudah menunggu dari pagi hingga proses pemilihan yang selesai di malam hari, terima kasih juga kepada tim tujuh yang bekerja sangat baik untuk menyukseskan pemilihan ini,” jelas ketua majelis Lingkungan B, GKS Payeti Cabang Kalu Aplonia Yosina Toto.

Baca juga:
BMKG Kupang: Bibit Siklon 97S Menjauhi NTT, Waspadai Cuaca Ekstrem

Tambah Aplonia, dirinya yakin semua ini terjadi atas bimbingan dan tuntunan Roh Kudus, yang sudah memampukan jemaat untuk memilih calon pendeta untuk GKS Kalu dan inilah calon terpilih yang terbaik yang sudah disiapkan Tuhan untuk jemaat baru nantinya.

Aplonia juga bersykur karena semua proses pemilihan calon pendeta berjalan dengan baik tanpa keributan dan proses di dalam gerejapun tidak ada yang berteriak-teriak, hingga selesai penghitungan suara diakhir dengan peluk cium sesame jemaat sebagai bentuk sykur dan sucaita bahwa GKS Kalu nantinya sudah punya pendeta jemaat, tutupnya. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons