Scroll to Top
Pahadang: Membangkitkan Orang Mati
Posted by maxfm on 19th Mei 2022
| 1368 views

MaxFM, Waingapu – Orang Sumba umumnya, khususnya Sumba Timur memiliki kepercayaan asli. Orang nonSumba terutama ketika agama-agama modern masuk menyebut orang Sumba kafir. Karena orang Sumba tidak faham arti kafir mereka terima saja. Padahal kafir artinya tidak ber-Tuhan. Sedangkan orang Sumba percaya Tuhan, Sang Pencipta yang dalam bahasa Sumba Timur disebut Mawulu Tau, Pencipta Manusia.



Kecuali kafir, kepercayaan asli Sumba disebut juga agama Marapu. Ini pun bukan orang Sumba yang menyebutnya. Sebutan ini bisa menyesatkan. Karena kata Marapu yang artinya roh dapat berkonotasi negatip seperti jin, iblis, setan.

Menurut kepercayaan orang Sumba Timur Marapu ada bermacam-macam. Marapu yang baik dan Marapu yang jahat. Marapu yang baik ada dua, yakni Marapu Tau Meti, roh orang yang meninggal, dan Marapu Tau Luri, roh yang sudah ada memang yang tidak berasal dari manusia. Roh-roh ini bertingkat. Yang paling Tinggi Mawulu Tau, Sang Pencipta. Tingkat di bawah Sang Pencipta, Umbu Walumandoku (di Kodi disebut Mbakyokor Kori Loko). Dia membawahi Marapu Tau Luri yang lain selain Pencipta, dan Marapu Tau Meti. Tugasnya Umbu Walumandoku sebagai pengantara sejati antara manusia dengan Sang Pencipta.



Masyarakat Sumba Timur terdiri dari 227 kabihu (sub suku). Tiap kabihu memiliki Marapu Tau Luri. Segala permintaan kepada Sang Pencipta disampaikan lewat Marapu Tau Luri tiap kabihu yang selanjutnya ke Umbu Walumandoku untuk diteruskan kepada Sang Pencipta.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons