LATEST NEWS
Taman Nasional Terapkan QRIS Wajib Mulai 1 Juli, Petugas Siapkan Solusi Manual Selama Masa Transisi
Kolaborasi Apik Samsat dan Hotel Padadita, Diskon Kamar Jadi Hadiah Wajib Pajak Taat Sumba Timur
Terancam 15 Tahun Bui, Dua Tersangka Pembunuhan di Blok M Sumba Timur Resmi Ditahan
Polres Sumba Timur Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan di Blok M, Matawai
Pembacokan Brutal di Matawai, Satu Tewas dan Tiga Luka, Dipicu Masalah Mangga
Keresahan Pengusaha Angkutan Umum Sumba Timur Terurai, Gagasan PT Perorangan dari Jasa Raharja Buka Akses Legalitas
Hingga Juni 2026, 9 Warga Meninggal Dunia Akibat Lakalantas, Berikut Himbauan Kasatlantas
Satlantas Polres Sumba Timur Gandeng Jasa Raharja Dan Ojol Maxim Deklarasikan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Warga NTT Taat Pajak Kendaraan Dapat Emas, Balik Nama Kendaraan Gratis!
Penyegaran Organisasi Polres Sumba Timur, Tiga Jabatan Strategis Diserahterimakan
Penembakan di Texas Munculkan Kembali Wacana Pembatasan Senjata
MaxFM, Waingapu – Presiden AS Donald Trump memuji upaya penegakan hukum di Texas Barat, lokasi penembakan massal dengan 7 korban tewas. Terlepas dari meningkatnya angka korban tewas akibat penembakan massal di AS, banyak politisi yang enggan memperketat aturan kepemilikan senjata api, lantaran ketakutan akan kehilangan suara pemilu dari pendukung kepemilikan senjata, serta kontribusi kampanye dari perlobian senjata.



![Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa Menjelaskan ke Awak Media Terkait kasus Pembuhan dan Kekerasan di Blok M, Matawai dan Menunukkan barang Bukti Parang Sumba yang digunakan untuk Membunuh dan Melukai korban [Foto: Heinrich Dengi]](https://maxfmwaingapu.com/wp-content/uploads/2026/06/j-102x75.jpg)



