LATEST NEWS
Keresahan Pengusaha Angkutan Umum Sumba Timur Terurai, Gagasan PT Perorangan dari Jasa Raharja Buka Akses Legalitas
Hingga Juni 2026, 9 Warga Meninggal Dunia Akibat Lakalantas, Berikut Himbauan Kasatlantas
Satlantas Polres Sumba Timur Gandeng Jasa Raharja Dan Ojol Maxim Deklarasikan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Warga NTT Taat Pajak Kendaraan Dapat Emas, Balik Nama Kendaraan Gratis!
Penyegaran Organisasi Polres Sumba Timur, Tiga Jabatan Strategis Diserahterimakan
OJK Luncurkan Roadmap 2024-2027: BPR dan BPRS Targetkan Pertumbuhan Tangguh di Era Digital
Nobar Liga Champions di Polres Sumba Timur, Hiburan Sekaligus Edukasi Keselamatan Berkendara
UNKRISWINA Sumba Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual, Dukung Proses Hukum Dugaan Cabul Oknum Dosen
Kapolres Sumba Timur Jenguk Korban Lakalantas di Payeti, Berikan Santunan dan Dukungan Moril
Tragedi Kecelakaan Maut di Laindeha, Bocah 4 Tahun Tewas Akibat Ditabrak Pengendara Mabuk Miras dan Tak Ber SIM
Penembakan di Texas Munculkan Kembali Wacana Pembatasan Senjata
MaxFM, Waingapu – Presiden AS Donald Trump memuji upaya penegakan hukum di Texas Barat, lokasi penembakan massal dengan 7 korban tewas. Terlepas dari meningkatnya angka korban tewas akibat penembakan massal di AS, banyak politisi yang enggan memperketat aturan kepemilikan senjata api, lantaran ketakutan akan kehilangan suara pemilu dari pendukung kepemilikan senjata, serta kontribusi kampanye dari perlobian senjata.








