LATEST NEWS
GKS Memulai Persidangan I MS, di Luar Gedung, UMK Sumbaart Menghidupkan Narasi dan Budaya Sumba Lewat Ukiran Aksesoris Unik
BMKG Catat 443 Gempa Susulan di Kodi SBD, Tren Penurunan Terjadi dan Masyarakat Diimbau Jalankan Mitigasi
Kodim 1601 Sumba Timur Perkuat Pembangunan Infrastruktur Desa dan Imbau Kewaspadaan Bencana Warga
IPPMASAL Kupang Resmi Terima 47 Anggota Baru Melalui Kegiatan MPAB
Diguncang 62 Gempa Susulan, BMKG Sebut Durasi Gempa Sumba Lebih Singkat dari Flores
Kamar Mandi dan Pagar Tembok Warga Roboh Akibat Gempa M5,9 di Sumba Barat Daya
BMKG: Gempa M5,9 Guncang Sumba Barat Daya NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Pencurian Kabel Listrik di Dermaga Pamalala Resahkan Nelayan, Lokasi Gelap Diduga Jadi Tempat Mesum
Tren Positif Pariwisata Sumba Timur: 2.245 Wisman Kunjungi Sumba di Bulan Agustus 2026
Penanganan Kasus Oknum Aparat: Pemeriksaan Etik Dilanjutkan Polda, Proses Pidana Memasuki Pemberkasan
Penembakan di Texas Munculkan Kembali Wacana Pembatasan Senjata
MaxFM, Waingapu – Presiden AS Donald Trump memuji upaya penegakan hukum di Texas Barat, lokasi penembakan massal dengan 7 korban tewas. Terlepas dari meningkatnya angka korban tewas akibat penembakan massal di AS, banyak politisi yang enggan memperketat aturan kepemilikan senjata api, lantaran ketakutan akan kehilangan suara pemilu dari pendukung kepemilikan senjata, serta kontribusi kampanye dari perlobian senjata.







