Scroll to Top
Progres Tambak Udang Raksasa PSN di Sumba Timur Capai 4,21 Persen, 300 Alat Berat Dikerahkan
Posted by maxfm on 29th Juni 2026
Kolase Foto : Project Construction Manager PT Adhi Karya Abdul Kadir dan suasana pekerjaan tambak udang raksasa di Sumba Timur [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Proyek Strategis Nasional, Tambak Udang Raksasa di Laipori, Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Tumur, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dimulai pekerjaannya, dengan ditandai penyerahan lokasi pekerjaan dari Kementrian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia kepada konsorsium pada 19 Desember 2025 dan rencananya akan selesai di November 2028 dengan masa pengerjaan selama tiga tahun.



Project Construction Manager PT Adhi Karya Abdul Kadir di ruang kerjanya, sekitar proyek di Palakahembi, menjelaskan bahwa progres pengerjaan fisik tambak udang raksasa ini mencapai 4,21 persen.

“Progres pekerjaan 4,21 persen ini terdiri dari pekerjaan fasilitas sementara, pekerjaan kolam budidaya udang, pekerjaan fasilitas pengolahan limbah klaster,” jelas Project Construction Manager PT Adhi Karya Abdul Kadir, Senin, 29 Juni 2026.

Abdul Kadir melanjutkan, saat ini pihaknya mengerahkan sekitar 300 alat berat di lokasi tambak udang modern dan terintegrasi. Rinciannya terdiri dari 140 unit ekskavator dan sisanya dump truk besar. Dari jumlah tersebut, hanya 30 unit alat berat yang berasal dari Sumba, sementara 270 unit lainnya didatangkan dari luar daerah.

Abdul Kadir menambahkan total pekerja yang terlibat, termasuk operator ekskavator, saat ini mencapai sekitar 400 orang.



Terkait permintaan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono saat berkunjung di lokasi tambak udang raksasa ini pada 27 Februari 2026 yang meminta agar 2 klaster tambak udang sudah bisa beroperasi di 2027, Project Construction Manager PT Adhi Karya Abdul Kadir bilang, pihaknya berusaha memenuhi permintaan Menteri Perikanan dan Kelautan serta meyakinkan 2 klaster bisa beroperasi di 2027.

Saat wartawan media ini melihat pekerjaan tambak udang raksasa di Sumba Timur dari dekat di lokasi pekerjaan klaster 4, Senin, 29 Juni 2026 siang, terlihat di hamparan yang luasnya mencapai 2ribu lebih hektar , ratusan alat berat sedang bergerak masing – masing sesuai tugasnya, ada ekskavator sedang menggali bebatuan di jalur perpipaan untuk pengolahan limbah (IPAL) klaster, ada ekskavaor yang sedang mengeruk dan memindahkan tanah, ada juga dump truk besar yang hilir mudik membawa material tanah yang dikeruk ekskavator dan memindahkan ke lokasi lain. Juga sudah terlihat jelas kotak-kotak kolam di klaster 4 yang jumlahnya sebanyak 128 kolam, dengan masing kolam berukuran 50 m x 50 m.



Diberitakan sebelumnya, tambak udang raksasa yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) senilai Rp7,2 triliun ini dirancang sebagai ekosistem budidaya udang modern berbasis kawasan, dilengkapi dengan infrastruktur pendukung dan sistem terintegrasi, proyek ini merupakan agenda prioritas untuk mendorong optimalisasi potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumba Timur. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons