
MaxFM Waingapu, SUMBA – Stasiun Klimatologi (Staklim) Lasiana Kupang, Nusa Tenggara Timur menyampaikan kondisi cuaca ekstrem sedang melanda NTT, khususnya Pulau Sumba. Puncak musim kemarau pada periode Agustus-September 2026 ini bertemu dengan El Nino kuat sehingga memicu kekeringan panjang.
Ryan Sudrajat dari Staklim Kupang kepada Radio MaxFM Waingapu dalam wawancara pertelepon, Selasa, 1 September 2026 malam menjelaskan, dampak El Nino membuat Hari Tanpa Hujan atau HTH menjadi ekstrem. Sebagian besar wilayah NTT sudah mengalami 30 hingga 60 hari tanpa hujan sejak Juli 2026.
“Curah hujan di NTT sangat minim. Prediksi September ini hanya berkisar antara 0 hingga 20 mm,” ujar Ryan Sudrajat.
Kondisi kering ditambah angin kencang juga memicu banyak titik kebakaran hutan dan lahan di berbagai daerah.
Staklim Kupang memprediksi awal musim hujan akan mengalami keterlambatan 10 hingga 20 hari dari normalnya. Untuk Pulau Sumba, hujan intens baru diperkirakan turun pertengahan Desember untuk wilayah barat dan akhir Desember untuk wilayah timur.
“Sumba Bagian Barat baru mulai hujan intens pertengahan Desember. Sumba Timur akhir Desember,” jelas Ryan Sudrajat.
Di tengah kondisi darurat ini, Staklim NTT mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kekeringan dan karhutlah. Masyarakat juga dilarang membakar sampah karena angin kencang berpotensi menyebarkan api dengan cepat.
Staklim Kupang meminta masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan pembakaran hingga awal musim hujan benar-benar tiba.
Dari pantauan media ini, kebakaran padang dan bekas kebaran terlihat jelas di sekitar Prailangina, dekat dengan lokasi Taman Nasional Matalawa wilayah Sumba Tengah. Api juga terlihat merambat di wilayah padang rumput sekitar perbatasan Kabupaten Sumba Tengah dan Sumba Timur beberapa waktu lalu.
Di sekitar Waingapu, kebakaran hamparan padang sabana terjadi beberapa hari yang lalu di sekitar Kanatang. Tanda baru saja terbakar telihat dari foto udara dengan drone, bekas terbakar terlihat hitam kecoklatan, beruntung rumah warga di lokasi padang terbakar tidak disambar api. [HD]







