
MaxFM Waingapu, SUMBA – Menghadapi musim kering yang berkepanjangan dan ancaman rawan pangan keluarga petani di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Teggara Timur (NTT), pemerintah mulai menyalurkan bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tahap tiga bagi seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di daerah itu.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Sumba Timur Nicolas Pandarangga, STP.,MM, kepada MaxFM Waingapu dalam acara Warga Bicara baru-baru ini menjelaskan CPP tahap tiga yang disalurkan kepada seluruh KPM saat ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk membantu keluarga petani dalam menghadapi musim kering yang berkepanjangan saat ini.
Dikatakan Pandarangga, “Menghadapi ancaman kerawanan pangan dengan salah satu caranya adalah menyalurkan bantuan beras dan bantuan pengentasan stunting. Beras sebanyak 10 kilogram/KK, itu dari pemerintah pusat melalui kementrian ekonomi langsung disalurkan ke desa atau kelurahan.”
Total CPP yang disiapkan Pemda Sumba Timur lanjut Kadis DPKP Sumba Timur Nicolas Pandarangga, ada sebanyak 512. 720 Kg (152,72 Ton) beras yang diperuntukkan kepada 51.227 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Selain bantuan beras sebanyak 10 kg, jelas Kadis DPKP Sumba Timur, ada paket daging ayam satu kilogram dan telur ayam 10 butir per KK setiap bulan. Penyaluran CPP kepada para keluarga penerima manfaat selama tahun 2024 ini dilakukan secara bertahap.
Tahap pertama dimulai pada Januari hingga bulan Maret 2024. Selanjutnya tahap kedua berlangsung pada bulan April hingga Juli 2024. “Tahap pertama dan kedua itu kita sudah salurkan,” kata Pandarangga.
Lebih lanjut dia mengatakan, “Sekarang tahap ketiga yaitu bulan Agustus, Oktober dan bulan Desember. Sekarang lagi berproses tahap ketiga ini kita drop ke masyarakat. Kerja sama antara Bulog, PT. Pos Indonesia sebagai penyalur di lapangan. Langsung di desa, sudah by name by address dari pusat.”
Bantuan Pangan Beras adalah program pemerintah berupa penyaluran beras yang bersumber dari stok Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dikelola Bulog. Program ini merupakan salah satu pemanfaatan CPP sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah.
Pandarangga berharap penyaluran CPP tahap tiga saat ini bisa membantu keluarga petani penerima manfaat untuk beratahan sebelum tiba musim penghujan.
“Sebelum hujan turun kita akan optimalisasi lahan-lahan yang dekat sumber air dengan mempergunakan mesin pompa air untuk membantu petani bisa menanam,” tandasnya. [Team]








