Scroll to Top
Pemkab Sumba Timur Gandeng Sejumlah Stakeholder Gelar GPM, Masyarakat Serbu Beras Bulog Efek Kenaikan Harga Beras di Pasar
Posted by maxfm on 6th Maret 2024
Warga Sumba Timur Menanti Untuk Bisa Membeli 10 Kg Beras Bulog di GPM depan Kantor BUpati Sumba Timur [Foto: Heeinrich Dengi]

MaxFM WAINGAPU – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pertama di tahun 2024.

GPM pertama ini dilakukan Pemkab Sumba Timur di halaman depan Kantor Bupati Sumba Timur dan menyediakan sejumlah bahan pangan yang bisa dibeli Masyarakat Rabu (06/02/2024).




Asisten I Setda Kabupaten Sumba Timur, Dominggus Kondanamu dalam sambutannya mengungkapkan GPM ini untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Pasalnya khusus untuk beras saat ini di pasar sudah menyentuh harga Rp 16 ribu per kilo gram untuk beras medium dan Rp 18 ribu untuk beras premium.

Karenanya GPM ini dilakukan agar juga dapat menekan harga jual beras di pasar dan masyarakat bisa mendapatkan beras maupun bahan pangan lain dengan harga yang lebih murah.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Nicolas Pandarangga kepada wartawan mengakui kali ini kegiatan GPM dilaksanakan di depan Kantor Bupati Sumba Timur.

Warga Sumba Timur Menanti Untuk Bisa Membeli 10 Kg Beras Bulog di GPM depan Kantor BUpati Sumba Timur [Foto: Heeinrich Dengi]

Namun ke depan pemerintah akan berkoordinasi dengan semua stakeholder yang ada agar bisa melaksanakan GPM di semua kecamatan yang ada di Kabupaten Sumba Timur.




“Kita akan lakukan sebanyak-banyaknya sampai di kecamatan-kecamatan bahkan kalau bisa sampai ke desa-desa,” jelasnya.

Nico menambahkan dalam kegiatan GPM kali ini pihaknya tidak hanya menggandeng Bulog, melainkan juga sejumlah RPK dan menyediakan 10 ton beras untuk dijual bagi masyarakat.

Dimana untuk pembelian beras, dari RPK memberikan pelayanan kepada setiap pembeli dengan menyediakan kupon terlebih dahulu sesuai dengan jumlah beras yang tersedia.

Warga Juga Membeli Kebutuhan Sayur di Lokasi GPM [Foto: Heinrich Dengi]

Karenanya setiap kepala keluarga diberikan jatah untuk menebus dua karung beras kemasan sepuluh kilo gram dengan harga Rp 115.000.



“Kita memang sengaja membatasi agar makin banyak masyarakat mendapatkan kesempatan membeli,” ungkapnya.

Pantauan MaxFM, Waingapu beras sebanyak 10 ton ini habis terjual kurang dari tiga jam, walau nomor antrian yang disediakan mencapai 1000 kupon.

Selain beras, dalam GPM kali ini ada juga penjualan bawang merah, bawang putih, penganan hasil produk UMKM, daging ayam beku hingga ayam pedaging hidup.(TIM)

Show Buttons
Hide Buttons