Scroll to Top
KPU Kabupaten Sumba Timur Tetapkan 412 DCS untuk Pemilu 2024
Posted by maxfm on 19th Agustus 2023
Ketua KPU Sumba Timur – Oktavianus Landi [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM WAINGAPU – Tahapan pendaftaran, verifikasi dan pencermatan berkas bakal calon legislatif (Bacaleg) Pemilu 2024 telah berakhir.

Karena itu KPU secara berjenjang telah mengumumkan Daftar Caleg Sementara (DCS) kepada publik untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.



Ketua KPU Kabupaten Sumba Timur, Oktavianus Landi kepada MaxFM melalui sambungan telepon Sabtu (19/08/2023) mengungkapkan ada perbedaan jumlah Bacaleg yang didaftarkan partai politik ke KPU dan yang ditetapkan menjadi DCS.

Dimana total Bacaleg yang didaftarkan pada masa pendaftaran yang lalu sebanyak 472 Bacaleg. Namun yang menjadi DCS saat ini sebanyak 412 Bacaleg.

Dijelaskannya jumlah ini berkurang dalam beberapa tahapan yang sudah berlangsung hingga penetapan DCS saat ini.




Namun Oktavianus Landi mengaku tidak ingat persis perubahan jumlah Bacaleg di setiap tahapan yang sudah berlangsung.

Mengenai penyebab berkurangnya jumlah bacaleg dari yang didaftarkan hingga penetapan DCS menurut Oktavianus Landi setidaknya disebabkan oleh tiga hal.

Tiga hal itu adalah tidak lengkapnya berkas yang dimasukkan oleh Parpol pengusung Bacaleg sampai dengan batas waktu yang ditentukan.




Kemudian adanya pendobelan berkas Bacaleg yang sama namun didaftarkan oleh dua partai politik secara bersamaan dan Bacaleg yang belum genap 21 tahun saat didaftarkan partai politik.

“Untuk yang pendobelan dan tidak cukup umur masing-masing satu Bacaleg, sedangkan yang banyak adalah karena berkasnya tidak bisa dilengkapi,” ungkapnya.

Oktavianus Landi menjelaskan saat ini tidak ada lagi ruang bagi partai politik untuk mengganti Bacaleg yang sudah ditetapkan sebagai DCS secara mandiri.




Sebab tahapan yang menjadi ruang bagi partai politik mengusulkan Bacaleg sudah selesai.

“Masih bisa dilakukan pergantian Bacaleg kalau ada Bacaleg yang masuk dalam DCS saat ini atas tanggapan masyarakat harus diganti dengan data dukung yang jelas,” tegasnya.(ONI).

Show Buttons
Hide Buttons