Scroll to Top
Buka Bimtek SP4N Lapor, Bupati Sumba Timur Minta Peserta Bimtek Tingkatkan Kualitas
Posted by maxfm on 6th Juni 2023
| 237 views
Pembukaan Bimtek Penguatan Kapasitas Pengelola SP4N LAPOR di Kabupaten Sumba Timur. (FOTO:ONI)

MaxFM WAINGAPU – Pengelola SP4N LAPOR pada unit teknis se-Kabupaten Sumba Timur mengikuti Bimbingan teknis (Bimtek) penguatan kapasitas.

Bimtek penguatan kapasitas pengelola SP4N LAPOR ini dilaksanakan di Aula Setda Kabupaten Sumba Timur, Senin-Selasa (5-6/6/2023).



Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M. Si dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu, SH., M. Si menegaskan sejumlah hal.

Dimana Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M. Si mengapresiasi Puspen Kemendagri dan USAID ERAT NTT yang telah membiayai kegiatan Bimtek ini.

Ditegaskannya Bimtek penguatan kapasitas pengelola SP4N LAPOR ini akan sangat bermanfaat bagi peningkatan pelayanan bagi masyarakat Sumba Timur.

Sebab program dan kegiatan ini sangat mendukung misi ketiga Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, yakni meningkatkan kinerja pemerintah yang inklusif dan berkeadilan yang bertujuan mewujudkan ketertiban umum dan meningkatnya kualitas penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan Pelayanan Publik, yang tentunya akan menunjang keberhasilan proses pembangunan serta penerapan good governance di Kabupaten Sumba Timur.



Karena itu pada kesempatan ini, dirinya menghimbau agar para peserta Bimtek kiranya dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi dalam rangka memperbaiki dan meningkatkan kinerja dalam Pengelolaan Pengaduan Publik di Kabupaten Sumba Timur.

Ikutilah kegiatan ini dengan serius sehingga nantinya kita bisa menerapkan sistem pelayanan publik yang sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan,” tegasnya.




Sebab menurutnya hasil dari peningkatan pelayanan publik akan meningkatkan hasil rapor/predikat penilaian kepatuhan penyelenggara layanan terhadap standar pelayanan publik oleh Ombudsman.

“Kita harus berkomitmen dan bekerja sama dari seluruh unsur yang ada, baik dalam penyediaan informasi publik maupun penerima pengaduan masyarakat sebagai bentuk penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Sumba Timur,” ungkapnya.

Ditambahkannya, SP4N LAPOR hadir sebagai platform yang dapat digunakan masyarakat untuk berkomunikasi dengan pemerintah dengan akses seluas-luasnya untuk menyampaikan aspirasi, kritik, aduan, atau permohonan informasi.

Karena itu, setelah Bimtek ini menurutnya harus ada peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat Sumba Timur.



Untuk diketahui, Kabupaten Sumba Timur pernah mendapat rapor merah dari Ombudsman pada tahun 2021 lalu, sehingga Bupati Khris meminta agar hal itu tidak boleh terjadi lagi setelah ada Bimtek ini.(ONI)




Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons