Scroll to Top
Dirawat Sekamar Tidak Otomatis ada Infeksi Silang
Posted by maxfm on 18th Mei 2020
| 2031 views
Suasana Jumpa Pers Penanganan Covid19 Sumba Timur di Posko Covid19 Sumba Timur, Kantor Dinas Kesehatan Sumba Timur Minggu (17/05/2020) [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM,Waingapu – Perawatan pasien positif Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) secara bersama-sama dalam satu ruangan, tidak secara otomatis akan terjadi infeksi silang antara pasien yang satu dengan pasien lainnya. Karena penularannya hanyalah melalui droplet, sehingga penggunaan masker sudah cukup sebagai langkah pencegahan.



Hal ini dijelaskan Direktur RSUD URM Waingapu, dr. Lely Harakai dalam jumpa pers yang dilakukan di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Minggu (17/5/2020). Dijelaskannya, ada tidaknya infeksi silang antara pasien yang satu dengan pasien lainnya yang selama ini menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD URM Waingapu tidak dapat dipastikan ya atau tidak.

Walau demikian, diakuinya di RSUD URM Waingapu saat ini memiliki delapan ruangan isolasi dengan 16 tempat tidur didalamnya. Karena itu, empat orang dirawat di ruangan masing-masing, sedangkan 10 orang lainnya dirawat bersama di empat ruang perawatan, dengan menetapkan standar jarak yang direkomendasikan organisasi kesehatan dunia (WHO), dan juga digunakan sebagai rujukan penanganan pasien isolasi Covid-19 di Indonesia.




“Kita tidak bisa pastikan ada infeksi silang diantara mereka (Pasien Positif Covid-19 di Sumba Timur). Tetapi kita juga tidak bisa pastikan bahwa tidak ada infeksi silang diantara mereka,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons