Scroll to Top
Sinyal Kekalahan Sektor Pertanian di Sumba Timur
Posted by maxfm on 15th Desember 2017
| 5242 views
Stepanus Makambombu, Direktur Stimulant Institute Sumba, Wakil Ketua Komisi Bidang IPTEK dan Lingkungan Hidup Dewan Riset Daerah Kab. Sumba Timur [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Selama lebih kurang 15 tahun terakhir, sektor pertanian (dalam arti luas) di Sumba Timur mengalami penurunan kontribusi yang significant terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Pada masa awal memasuki otonomi daerah kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB masih menunjukkan kecenderungan meningkat pada kisaran 40 – 45 persen. Namun beberapa tahun kemudian sektor tersebut mengalami titik balik. Data BPS (2016) menunjukkan kontribusi sektor pertanian saat ini tinggal 26 persen, artinya terjadi penurunan kontribusi mendekati angka 50 persen dibandingkan 15 tahun silam. Meskipun kontribusi nominalnya menunjukkan kecenderungan meningkat dengan laju pertumbuhan 14 persen, namun dilihat dari distribusi kontribusi per sektor, sektor pertanian mengalami laju pertumbuhan negatif sebesar – 3,1 persen. Demikian halnya, jika melihat kontribusi per sub sektor pertanian, seperti tanaman bahan pangan, tanaman perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan semuanya mengalami laju pertumbuhan negatif selama 15 tahun terakhir.

Dalam perspektif pembangunan ekonomi sebuah wilayah, fenomena penurunan ini merupakan suatu kondisi yang rasional. Seiring dengan pertumbuhan ekonomi sebuah negara atau wilayah yang terus meningkat (maju) akan terjadi pergeseran aktivitas atau orientasi perekonomian, dari sektor primer yang mengadalkan pada kegiatan padat karya ke sektor sekunder yang mengadalkan pada kegiatan industri padat modal (industri pengolahan) dan selanjutnya ke sektor tersier (jasa). Artinya kontribusi sektor sekunder dan tersier akan meningkat seiring dengan pergeseran orientasi perekonomian atau dengan kata lain penurunan kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB akan disubstitusi oleh kenaikan kontribusi sektor sekunder dan tersier terhadap.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons