Scroll to Top
Pompa Barsha Bantu Petani di Musim Kemarau
Posted by maxfm on 9th Agustus 2017
| 3522 views
Pompa Barsha di Sungai Waikudu, Sumba Timur [Foto: Ignas Kunda]

MaxFM, Waingapu – Sudah puluhan tahun lebih warga sekitar bantaran sungai Waikudu dan Mbatakapidhu, Kabupaten Sumba Timur ini harus merana ketika memasuki musim kemarau. Walaupun mempunyai lahan bertanam sepanjang bantaran sungai yang otomatis sangat dekat dengan sumber air namun mereka tak bisa menanam karena tinggi bantaran sungai dengan permukan air paling rendah mencapai 2 meter. Kondisi ini tentu membuat mereka kesulitan untuk menyiram apabila berusaha menanam sayuran di sepanjang bantaran sungai.

Kondisi ini membuat Adi Lagur dan Heinrich Dengi dua orang penggagas Yayasan Komunitas Radio Max Waingapu, NTT, (4/8), memberikan solusi dengan membagi 5 buah pompa bertenga air pada beberapa komuntas petani di sepanjang bantaran sungai.

Pompa Barsha

Beberapa petani sekitar kampung sering membawa mesin pengisap air yang menggunakan bahan bakar bensin, untuk mengalirkan air ke lahan mereka. Bahan bakar pun harus dibeli dari Kota Waingapu yang jaraknya sekitar 30-an kilo meter dan harus menggunakan ojek bila tak punya sepeda motor sendiri.




Menurut Adi Lagur penggunakan pompa barsha generasi kedua merupakan pertama di Indonesia dan tak membutuhkan bahan bakar dari fosil untuk dapat beroperasi. Hanya dengan memanfatkan aliran air sungai untuk memutar sayap-sayap turbin hingga air dari sungai dapat terangkat ke atas lahan petani. “

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons