LATEST NEWS
Khidmat dan Meriah, Upacara HUT ke-81 RI Digelar di Lokasi Tambak Udang Raksasa
Beasiswa Rp1 Miliar dan 73 Sekolah Direvitalisasi, Dua SMP Waingapu Wakili NTT di Tingkat Nasional
HUT RI ke-81, Bupati Sumba Timur Paparkan Capaian: Dari Surplus Beras Hingga WTP
Gereja Kristen Sumba Galang Kepedulian untuk Korban Gempa Flores
“Kami Jaga Keselamatan Anak,” Kata Kepala SMPN 1 Waingapu di Tengah Gempa Susulan
PDI Perjuangan Sumba Timur Gelar Konsolidasi PAC, Tekankan Penguatan Struktur Akar Rumput
Evakuasi Dramatis di Perairan NTT: ABK dan Basarnas Keroyokan Selamatkan Pemancing Asal Fatululi
Sumba Timur Jadi Titik Strategis Pencegahan Korupsi KPK di Indonesia Timur
Sadis! Ayah Tiri di Sumba Timur Siksa Balita 3 Tahun, Digantung Terbalik dan Direndam Air Es
Diamankan Bawa 91 Gram Emas, Petani asal Umalulu Terancam 5 Tahun Penjara
Serangan Kembara Menggila di Kambaniru
MaxFM, Waingapu – Mama Wanyi Kale (70) di Maukaba, Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT, cuma bisa berusaha semampunya untuk menghalau gelombang belalang Kembara yang hinggap di kebunnya dan menyerang tanaman jagung, bawang merah dan labu, dirinya pasrah.
Kata dia belalang kembara sudah menyerang di sekitar rumahnya sejak kemarin. Hari ini Senin (12/06/2017) sejak jam 7 pagi belalang sudha penuh di kebun dan dirinya hanya bisa mengusir belalang dari tanaman yang terlihat menghijau dikebunya.







