

MaxFM, Waingapu – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ESDM Republik Indonesia Sudirman Said meresmikan pemakaian Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro PLTMH di Dusun La Au, Desa Laimbonga, Kecamatan Kahunga Eti, Sumba Timur Nusa Tenggara Timur NTT.
Kata Menteri Sudirman Said PLTMH La Au dibangun dengan kapasitas 13 KW dengan dukungan dana dari Bank BNI bekerjasama dengan Hivos dan listrik yang dihasilkan pembangkit tersebut langsung disalurkan kepada masyarakat dan dikelola oleh kelompok masyarakat.
“Pelaksanaan Program Pulau Ikonik ini mempunyai pendekatan Multi-Actor (Pemerintah, Swasta, Lembaga Perbankan, LSM, dan Masyarakat) dan Multi-Funding (APBN, Swasta, Hibah Luar Negeri, dan Masyarakat), yang mendorong para pemangku kepentingan di sektor energi terbarukan berkontribusi dalam pengembangan energi terbarukan di Sumba. Melalui kerjasama strategis multi-pihak, diharapkan program ini dapat dilaksanakan dan dapat direplikasikan ke daerah lain terutama di bagian timur Indonesia,” kata menteri Sudirman Said di Kahunga Eti, Selasa ( 07/04 ).
Lanjut Menteri ESDM Sudirman Said Sejak diinisiasi pada tahun 2011 hingga saat ini, implementasi pengembanganEnergi Baru terbarukan EBT di Pulau Sumba dalam Program Sumba Iconic Island SII telah mencapai kapasitas terpasang pembangkit berbasis EBT sebesar 5,87 MW yang terdiri dari instalasi Pembangkit Listrik Tenaga (PLT) mikrohidro, PLT Surya, solar water pumping, PLT Bayu, biomassa, biogas, tungku hemat energi dan jaringan distribusi.
Hingga 2014, Ditjen EBTKE juga melakukan dukungan terhadap Program SII dengan melakukan pembangunan infrastruktur EBT, yaitu: 1 unit PLT mikrohidro dengan kapasitas 32 KW, 6 unit PLTS terpusat, 464 unit PLTS tersebar, 5 unit PLTB, 1 unit PLT biomassa kapasitas 30 KW, 220 unit digester biogas, 2.200 unit tungku hemat energi yang diserahkan kepada masyarakat.