Scroll to Top
Kabar Dari “Gate”, Jadi Joki Tidak Gampang
Posted by maxfm on 18th Juni 2014
| 2752 views

Salah Satu Joki Kecil Saat Akan Menghentikan Kuda Selepas Finish di Kelas Pemula 2, Pacuan Kuda di Waingapu Sumba Timur NTT [Max FM Waingapu Heinrich Dengi]
Salah Satu Joki Kecil Saat Akan Menghentikan Kuda Selepas Finish di Kelas Pemula 2, Pacuan Kuda di Waingapu Sumba Timur NTT [Max FM Waingapu Heinrich Dengi]
MaxFM, Waingapu – Entah joki kecil atau besar ( badannya ) tetaplah menjadi joki kuda pacu tidaklah gampang.

Betapa tidak resiko besar  ada didepan mata, seperti terjatuh saat kuda sedang lari kencang yang bisa menyebabkan patah tulang atau paling sedikit memar di kepala dan bagian badan lain, belum lagi saat kuda lari kencang dan hilir ke kiri maupun ke kanan dari lapangan pacu  dan ketika kuda berhenti mendadak bisa melontarkan joki jatuh ke tanah atau kalau menghadap tembok joki bisa terlontar menghantam bagian tembok yang menutupi area pacuan kuda di Lapangan Rihi Eti Prailiu.

Salah satu joki kuda dari Hau Mara Mauliru Sumba Timur Indarawan Umbu Pati Mara mengatakan dirinya jadi joki sejak umur 8 tahun.

“Saya sudah biasa jadi joki, sekarang saya 10 tahun, saat pacuan satu hari  saya bisa jadi joki kuda lebih dari 10 kali, biasanya dapat Rp50 ribu setiap kali jadi joki, yang terima uang saya punya om, kalu menang kuda yang saya tunggang mereka tambah lagi Rp100 ribu”, ujar Indrawan Umbu Pati Mara

Kalau dilihat dari nilai uang lumayan menggiurkan bagi para joki kecil dan keluarga, tetapi bila dibanding resiko ngeri juga.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons