
MaxFM, Waingapu – 40-an Mahasiswa Kebidanan Program Pendidikan Prodi Keperawatan Waingapu, Sumba Timur Nusa Tenggara Timur NTT belajar di Rumah Sakit Sanglah Bali.
Menurut Kepala Akper Waingapu Oklan Lionokas, mahasiswa yang belajar ke RS Sanglah yang sudah semester 5 dan seluruhnya ada 46 orang, dari Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sumba Timur.
“Untuk mengetahui patologi-patologi penyakit yang tidak ada di Sumba Timur, jadi terutama kasus-kasus yang tidak ada di waingapu harus belajar di rumah sakit besar seperti Sanglah,” kata Oklan Lionokas.
Lanjut Oklan Lionokas waktu belajar mahasiswanya di RS Sanglah tergolong singkat karena hanya 2 minggu, tetapi dirinya berharap mahasiswa Kebidanan dari Akper Waingapu bisa belajar banyak di RS Sanglah sebagai bekal mereka kalau sudah selesai kuliah dan mengabdi sebagi bidan di berbagai sarana kesehatan yang ada.
Tambah Oklan Lionokas lagi program kebidanan ini mendapat sokongan dari Pemda Sumba Timur, setiap mahasiswa asal Asal Sumba Timur yang kuliah di kebidanan mendapat subsidi dari Pemda sejak 2011.

![Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa Menjelaskan ke Awak Media Terkait kasus Pembuhan dan Kekerasan di Blok M, Matawai dan Menunukkan barang Bukti Parang Sumba yang digunakan untuk Membunuh dan Melukai korban [Foto: Heinrich Dengi]](https://maxfmwaingapu.com/wp-content/uploads/2026/06/j-102x75.jpg)





