Scroll to Top
HUT RI ke-81, Bupati Sumba Timur Paparkan Capaian: Dari Surplus Beras Hingga WTP
Posted by maxfm on 17th Agustus 2026
Suasana Upacara HUT RI ke-81 di Lapangan Pahlawan Sumba Timur, [Kolase Foto : Heinrich Dengi]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sumba Timur dilaksanakan di Lapangan Pahlawan Waingapu, Senin, 17 Agustus 2026 pagi, diwarnai paparan capaian pembangunan yang membanggakan. Dalam pidato upacara, Bupati Umbu Lili Pekuwali, memaparkan 21 poin capaian makro dan mikro, hambatan dan kebijakan pro-rakyat.



Bupati Umbu Lili Pekuwali menegaskan berbagai capaian tersebut menjadi pelecut semangat bagi Pemda untuk terus memaksimalkan potensi dalam mencapai target kinerja untuk kemaslahatan masyarakat.

“Melalui gambaran capaian secara makro maupun mikro, hambatan dan tantangan, kebijakan dan prestasi yang dicapai, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan terutama masyarakat Sumba Timur untuk melihat posisi Sumba Timur pada hari ini bertepatan dengan 81 tahun kemerdekaan,” tegas Bupati Umbu Lili.

Sejumlah capaian strategis disebutkan, antara lain surplus beras 26.807 ton, penghargaan Kabupaten Pengendali Inflasi Terbaik Zona Nusra-Maluku-Papua, penghargaan Universal Health Coverage (UHC), penurunan kasus malaria, Opini WTP, hingga prestasi di bidang pendidikan dan kepemudaan yang berhasil mewakili NTT di tingkat nasional.



Bupati Umbu Lili bilang di bidang pangan, pada tahun 2025 total produksi beras mencapai 56.707,2 ton, sementara konsumsi masyarakat 29.900 ton. Artinya, Sumba Timur mengalami surplus beras sebanyak 26.807,2 ton.

Atas keberhasilan mengendalikan inflasi, Sumba Timur dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Pengendali Laju Inflasi Terbaik 1 Zona Nusa Tenggara, Maluku dan Papua tahun 2025 dan mendapatkan Dana Insentif Daerah sebesar Rp3 miliar.

Di bidang kesehatan, Sumba Timur meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) sebagai daerah yang telah mencapai cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 95,835%, melampaui target nasional 90%. Kasus malaria juga berhasil ditekan dari 1.151 kasus pada 2024 menjadi 443 kasus pada 2025.




Umbu Lili pekuwali juga memaparkan, untuk pengelolaan keuangan, Sumba Timur kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LKPD Tahun 2025. Ditambah tiga penghargaan lain: Terbaik I penyetoran Iuran Wajib Pegawai (IWP), JKK dan JKM tingkat NTT 2025, Terbaik I Kinerja Penyaluran DAK Non Fisik dan Terbaik II Penyaluran Dana Desa tingkat Kabupaten se-Sumba periode Semester I 2026. Berdasarkan evaluasi Menpan RB tahun 2025, Sumba Timur juga menjadi daerah dengan Indeks Pelayanan Publik terbaik di Pulau Sumba. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons