Scroll to Top
Pimpinan Bank NTT Waingapu Paparkan Strategi UMKM Go Global di LPS Goes to Campus UNKRISWINA Sumba
Posted by maxfm on 24th April 2026
Pimpinan Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) Cabang Waingapu, Yusuf H. Mawolu saat memberika materi di acara LPS Goes to Camapus UNKRISWINA Sumba, Kamis 23 April 2026 [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu, SUMBA – Sebanyak 300 mahasiswa dan dosen Universitas Kristen Wira Wacana (UNKRISWINA) Sumba memadati ruang seminar dalam kegiatan LPS Goes to Campus yang digelar Kamis 23 April 2026. Acara kerja sama antara Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTT ini menghadirkan narasumber utama, Pimpinan Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) Cabang Waingapu, Yusuf H. Mawolu.

Dalam paparannya, Yusuf membeberkan strategi penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk beralih ke ranah digital hingga menembus pasar internasional. Ia memperkenalkan sebuah Roadmap Menuju Go Global yang terdiri dari empat langkah konkret.

Pertama, riset pasar (research) yakni melakukan riset mendalam mengenai negara tujuan ekspor untuk memahami kebutuhan dan karakteristik pasar. Kedua, adaptasi produk (adaptation) yaitu menyesuaikan rasa maupun desain agar sesuai dengan selera dan standar internasional. Ketiga, kepatuhan legalitas dan standar (compliance) yang mencakup pemenuhan sertifikasi seperti Halal, BPOM, PIRT, dan SNI. Keempat, kolaborasi (collaboration) dengan agregator ekspor atau lembaga pemerintah untuk mempermudah akses ke pasar global.

Yusuf menambahkan, selain keempat langkah utama, UMKM juga perlu memperkuat fondasi bisnis melalui transformasi digital (memanfaatkan social commerce seperti WhatsApp Business, Instagram, TikTok, dan marketplace), profesionalisme manajemen keuangan (memisahkan rekening pribadi dan bisnis), serta pemanfaatan pembiayaan dari perbankan seperti Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja.

Di sisi lain, Yusuf juga mengungkap tantangan klasik yang masih menghambat UMKM, antara lain akses permodalan, kualitas SDM yang terbatas, kesulitan standardisasi produk, serta pemasaran yang masih konvensional dan terbatas pada pasar lokal.

Menghadapi tantangan tersebut, Bank NTT menawarkan sejumlah solusi modern. Pertama, melalui fungsi intermediasi dengan menyediakan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit Modal Kerja, dan Kredit Investasi. Kedua, digitalisasi transaksi melalui QRIS dan mobile banking untuk memudahkan pemantauan arus kas. Ketiga, mendorong profesionalisme manajemen keuangan dengan penggunaan rekening bisnis terpisah antara keuangan pribadi dan perusahaan.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa dan pelaku UMKM di Sumba untuk naik kelas dan siap bersaing di era digital serta pasar global. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons