
MaxFM Waingapu, SUMBA – Seorang lanjut usia (lansia) dilaporkan hilang diduga tenggelam di sungai yang berada di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang menerima laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) pada pukul 07.45 WITA, yang disampaikan langsung oleh Bapak Rildy Amtiram selaku pihak keluarga.
Korban diketahui bernama Yohanis Bureni, berusia 81 tahun, warga RT/RW 011/006, Desa Merbaun. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pada Minggu, 1 Maret 2026 sekitar pukul 09.00 WITA, korban berangkat menuju kebunnya yang berada di Desa Nekbaun. Sekitar pukul 11.00 WITA, seorang warga terakhir kali melihat korban berada di kawasan Jembatan Totgom, Desa Nekbaun. Setelah itu, korban tidak kembali ke rumah.
Upaya pencarian awal telah dilakukan oleh keluarga dan warga setempat secara swadaya, namun hingga laporan disampaikan ke pihak berwenang, korban belum juga ditemukan. Pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian ini ke Kantor SAR Kupang untuk mendapatkan bantuan operasi SAR.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 08.05 WITA, Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang langsung memberangkatkan 9 personel menuju lokasi kejadian. Tim bergerak menggunakan dua unit rescue car jenis D-Max yang dilengkapi dengan berbagai peralatan SAR pendukung untuk keperluan pencarian dan pertolongan di medan sungai.
Pada hari pertama pencarian, hingga pukul 17.20 WITA, Tim SAR gabungan telah melaksanakan penyisiran di sekitar lokasi kejadian. Namun, hasil sementara masih nihil atau belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Operasi pencarian terhadap Yohanis Bureni direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Kamis pagi, 5 Maret 2026, mulai pukul 07.00 WITA. Pencarian akan melibatkan unsur SAR gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Amarasi, serta dibantu oleh masyarakat dan keluarga korban.
Kantor SAR Kupang mengimbau masyarakat yang berada di sekitar aliran sungai untuk turut waspada dan apabila melihat atau menemukan informasi terkait korban, agar segera melaporkan kepada tim SAR atau pihak berwenang setempat. [HD]








