
MaxFM Waingapu, SUMBA – Komitmen BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta semakin nyata dirasakan manfaatnya. Claudia Yanethe Willi (27) salah satu peserta JKN telah membuktikan hal tersebut. Melalui Aplikasi Mobile JKN yang ada di ponselnya, Claudia merasakan banyak kemudahan utamanya dalam mengakses pelayanan kesehatan.
Baca juga:
Kisah Cemburu yang Berdarah: Dari Kebun Jagung ke Warung Ayam, Pengakuan Pelaku yang Mengejutkan
Claudia menceritakan bahwa awalnya ia mulai aktif menggunakan aplikasi ini bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk orang tuanya, Absalom Ga Willi (65). Sang ayah telah lama berjuang melawan penyakit diabetes hingga kini harus menjalani pengobatan rutin.
“Bapak kena diabetes itu sudah lama sekali dan sekarang juga ada komplikasi ke penyakit yang lainnya. Jadi memang setiap bulannya harus sering kontrol ke fasilitas kesehatan, baik di puskesmas maupun rumah sakit”, cerita Claudia.
Claudia melanjutkan bahwa sebelum dirinya mengenal Aplikasi Mobile JKN, ia seringkali harus datang lebih awal ke fasilitas kesehatan untuk mengambil nomor antrean.
“Dulu kami harus datang lebih cepat ke fasilitas kesehatan untuk dapat antrean lebih awal. Tentu ada waktu yang harus diluangkan di sela-sela kesibukan pekerjaan saya sehari-harinya,” ucap Claudia.
Baca juga:
Jaga Kondusivitas, Kapolres Sumba Timur Keluarkan Himbauan Khusus Jelang Nataru
Namun semuanya berubah sejak ia mulai menggunakan Aplikasi Mobile JKN. Claudia mengaku banyak kemudahan yang dirasakan, salah satunya untuk mendapatkan nomor antrean secara online.
“Sekarang aku cukup buka aplikasi, ambil antrean online, jadi pas sampai di puskesmas atau rumah sakit, kami nggak perlu lama menunggu. Lebih cepat dan teratur. Apalagi kalau bapak sedang kurang fit, jadi nggak perlu menunggu lama”, ujarnya.
Tak hanya fitur antrean online saja, Claudia juga memanfaatkan berbagai fungsi lain yang ada di Aplikasi Mobile JKN, seperti cek riwayat pelayanan, melihat data kepesertaan, serta mengecek tagihan dan pembayaran iuran.
“Aku suka karena semua lengkap. Mau cek kepesertaan, mau lihat jadwal pelayanan, atau mau ubah data juga bisa. Nggak perlu repot lagi harus ke kantor BPJS Kesehatan, cukup dari HP saja semua bisa dilakukan,” tambahnya.
Menurut Claudia, Aplikasi Mobile JKN sangat membantu masyarakat seperti dirinya yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit kronis dan memerlukan kontrol rutin. Ia merasa kini semuanya menjadi lebih mudah, transparan, dan efisien.
Baca juga:
Fakta- Fakta Pembangunan Tambak Udang Raksasa dan Moderen di Sumba Timur
“Sekarang kalau bapak mau kontrol, aku tinggal siapin semua dari rumah. Begitu sampai, langsung dilayani. Petugas juga cepat tanggap, jadi prosesnya lebih nyaman”, tuturnya.
Claudia menilai, inovasi-inovasi yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan seperti Aplikasi Mobile JKN adalah bentuk nyata dari komitmen BPJS Kesehatan untuk mempermudah akses layanan publik. Menurutnya, Program JKN bukan hanya menawarkan jaminan biaya pelayanan kesehatan, tetapi juga tentang menawarkan kenyamanan dan kemudahan dalam setiap prosesnya.
“Sangat bersyukur dengan adanya JKN ini pengobatan orang tua saya ditanggung sepenuhnya. Seluruh biaya jika butuh kontrol rutin sampai obat-obatan semua ditanggung. Tapi manfaat JKN kini bukan hanya soal gratis berobat saja. Pelayanan lainnya sudah semakin baik. Sekarang semuanya bisa dilakukan dengan lebih mudah, nggak ribet, dan jelas aturannya. Aku rasa Program JKN sekarang sudah makin bagus,” pungkas Claudia.
strong>Baca juga:
Adakah Pemimpin Transformatif di NTT?
Menutup perbincangan Claudia juga mengajak masyarakat yang sudah terdaftar agar rutin membayar iuran sehingga bisa memanfaatkan berbagai kemudahan yang sudah disediakan.
“Kalau sudah terdaftar, jangan lupa untuk membayar iuran agar kartunya selalu aktif. Karena manfaatnya besar, bukan cuma buat diri sendiri tapi juga buat keluarga,” tutupnya sambil tersenyum. (ok/vd)







