
MaxFM Waingapu, SUMBA – Sebuah kebakaran besar melanda kawasan wisata Villa Sumba Paradise Beach, di desa Kadumbul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT, Sabtu (4/10/2025) siang. Api diduga bermula dari pepohonan tuak di belakang pagar villa dan dengan cepat menjalar, menghanguskan puluhan bangunan resort hanya dalam hitungan menit.
Baca juga:
Kebakaran Hanguskan SPBU Kambaniru, Penyebab Masih Dalam Penyidikan Polisi
Menurut keterangan saksi mata yang sedang bekerja di dalam kawasan, api pertama kali terlihat sebagai percikan di antara pohon tuak. Akibat terhembus angin kencang, bara api kemudian menyambar atap ilalang salah satu bangunan, memicu kobaran yang dengan cepat meluas ke seluruh area resort.
Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa, mengonfirmasi besarnya dampak kejadian ini. “Api membakar 31 unit bungalow, 3 unit villa besar, 3 unit villa kecil, serta 9 bangunan penunjang lainnya,” jelasnya dalam pernyataan resmi.
Proses pemadaman dilaporkan cukup sulit karena mayoritas bangunan menggunakan material alam yang mudah terbakar, seperti atap ilalang. Upaya pemadaman baru berhasil mengendalikan api pada pukul 16.59 Wita, setelah mendapat dukungan dari mobil Water Cannon Polres Sumba Timur dan tim pemadam kebakaran.
Meski tidak menelan korban jiwa, kerugian material yang diderita diperkirakan mencapai Rp10 miliar. Villa tersebut diketahui dikelola oleh Szoltan Roka, seorang warga negara Hungaria yang telah lama berinvestasi di Sumba.
Baca juga:
Sumba Timur Pacu Eliminasi Malaria 2028, 13 Desa Endemis Jadi Prioritas
“Penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan sumber api. Saat ini, fokus kami juga pada pendataan kerugian dan pengamanan lokasi pasca-kebakaran,” tambah Kapolres Harimbawa.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius mengingat Villa Sumba Paradise Beach merupakan salah satu destinasi wisata unggulan yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara. Kejadian ini diperkirakan akan berdampak signifikan terhadap sektor pariwisata lokal. [Heinrich Dengi]








