Scroll to Top
Tanggung Berbagai Penyakit, Tamar Bersyukur Telah Terdaftar Sebagai Peserta JKN
Posted by maxfm on 19th Agustus 2025
Erik Mendapat Layanan Operasi Mata di Rumah Sakit Berkat Ditanggung Program JKN [Foto: ISTIMEWA]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Tamar Mina (39), ibu rumah tangga asal Kambaniru, Kambera, Kabupaten Sumba Timur, mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia merasakan manfaat JKN dalam memberikan kepastian pelayanan kesehatan bagi keluarganya.

“Sebagai seorang ibu, saat anak sakit tentu jadi beban pikiran tersendiri. Apapun pasti dilakukan agar anak bisa berobat. Anak saya, Erik sejak berusia 15 tahun telah mengidap penyakit epilepsi dan lupus. Sejak saat itulah anak saya sudah rutin berobat dan sejak saat itu juga berobatnya sudah menggunakan JKN,” ucap Tamar memulai perbincangan.




Berdasarkan pengalaman dan manfaat yang sudah Tamar rasakan sendiri itu membuatnya tak ragu untuk memanfaatkan Program JKN untuk berobat. Kedua penyakit yang dialami oleh anaknya dapat dikatakan merupakan penyakit-penyakit kronis yang tidak dapat diprediksi kapan akan kambuhnya.

“Sangat membantu tentunya dengan adanya JKN ini. Tanpa JKN mungkin biaya yang perlu saya keluarkan tidak dapat saya bayangkan berapa banyaknya karena bukan 1-2 kali saja anak saya perlu untuk berobat, bersyukur kami telah terdaftar sebagai peserta JKN,” terang Tamar.

Tamar melanjutkan, selain kedua penyakit itu, anaknya juga sempat mengalami gangguan kesehatan pada bagian mata kanannya. Sempat mengeluhkan matanya tidak nyaman, hasil pemeriksaan dokter mengungkapkan bahwa anaknya saat itu memiliki tumor jinak di mata bagian kanannya.

“Saat itu seperti biasa saya berkunjung ke rumah sakit untuk melakukan kontrol untuk anak saya ini, sekalian juga mau melakukan pemeriksaan pada matanya. Erik bilang ke saya kalau mata kanannya tidak nyaman. Saya tidak pernah menduga dokter akan mendiagnosa anak saya mengidap tumor jinak dimatanya,” cerita Tamar.



Karena kondisi tumor yang dialami anaknya, Tamar menceritakan bahwa dokter kemudian menyarankan tindakan operasi untuk mengangkat tumor jinak tersebut.

“Awalnya tentu kaget, saya pikir hanya masalah ringan saja seperti iritasi ternyata tidak. Saat dokter mengatakan harus operasi saya langsung menyetujui karena saya yakin pasti biayanya ditanggung,” ucap Tamar.

Operasi mata Erik pun selesai. Tamar bersyukur operasinya berjalan dengan lancar dan pengelihatan anaknya kini sudah kian membaik.

“Saya merasa tenang, setidaknya untuk mata Erik sekarang sudah sembuh, meskipun penglihatanya belum sepenuhnya kembali. Seluruh biaya pengobatannya sampai dengan operasi ditanggung oleh Program JKN, tidak ada biaya yang saya keluarkan selain biaya transportasi. Sekarang saya bisa berfokus kembali pada penyakit epilepsi dan lupusnya,” jelas Tamar.



Menutup perbincangan Tamar mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan Program JKN dan selalu menjaga agar status kepesertaan JKN terus aktif. Tamar telah membuktikan sendiri dalam situasi dan kondisi yang dialaminya, keberadaan Program JKN dirasakannya sangat membantu. Sakit bisa datang kapan saja, dan menurutnya menjadi peserta JKN menjadi langkah yang tepat agar bisa berobat tanpa harus bingung akan biaya pengobatan nantinya.[GT/VD]

Show Buttons
Hide Buttons