Scroll to Top
Semua Prosesnya Mudah dan Cepat, Trisna Apresiasi Program JKN
Posted by maxfm on 18th Desember 2024
Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Trisna Tawuru Way [Foto: ISTIMEWA]

MaxFM Waingapu, JAMKESNEWS – Kemudahan akses layanan kesehatan. Itulah yang menjadi salah satu fokus utama dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat ini. Buktinya, tak sedikit peserta JKN yang menuturkan bahwa pelayanan di fasilitas kesehatan saat ini semakin baik dan memuaskan. Itulah yang dirasakan pula oleh Trisna Tawuru Way (26). Ia merupakan satu dari sekian banyak peserta JKN yang sudah merasakan langsung manfaat dari Program JKN.

Baca juga:
Rayakan HUT Ke-129, BRI Peduli Ajak Masyarakat Jaga Ekosistem Sungai dan Edukasi Lingkungan Bebas Sampah

Warga Kambaniru, Kabupaten Sumba Timur ini telah terdaftar sebagai peserta JKN sejak beberapa tahun yang lalu. Trisna juga sudah beberapa kali menggunakan kartu JKN miliknya untuk berobat, hingga saat ini kembali ia gunakan untuk membiayai pengobatan operasi usus buntunya.



“Saya kemarin sempat ada keluhan sakit di bagian perut. Sudah beberapa waktu sakit tersebut tidak hilang-hilang sampai-sampai akhirnya saya harus diperiksa lebih lanjut di rumah sakit. Tentu sebelumnya saya ikuti prosedurnya, yaitu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) terlebih dulu, baru dirujuk ke rumah sakit. Di rumah sakit saya langsung ditangani oleh dokter. Setelah diperiksa, ternyata saya terkena usus buntu. Dokter pun menganjurkan saya untuk menjalani operasi agar kondisi saya tidak bertambah parah. Puji Tuhan, operasinya berjalan lancar,” ujar Trisna memulai perbincangan, Senin (25/11/2024).

Baca juga:
PPN 12 Persen Berlaku 1 Januari 2025, Pemerintah RI Pastikan Sasar Kelompok Barang dan Jasa Mewah

Saat ditanya mengenai pelayananan yang ia dapatkan di rumah sakit, Trisna menjelaskan bahwa dokter dan perawat yang menanganinya sangat informatif sehingga seluruh informasi tentang kesehatannya mudah ia pahami. Trisna melanjutkan, hal lain yang ia apresiasi dari Program JKN adalah kemudahan dalam proses berobat baik di puskesmas maupun di rumah sakit. Trisna bersyukur di saat kondisinya sedang kurang baik dan membutuhkan pelayanan kesehatan, pihak rumah sakit segera menindaknya dengan sigap tanpa mempersulit dalam hal administrasi.




“Program JKN sangat membantu saya dalam menjalani operasi ini. Buktinya, ketika saya harus di rumah sakit semua prosesnya mudah dan cepat. Saat ini bahkan tidak perlu ada fotocopy berkas lagi. Mengantre di rumah sakit juga tidak lama. Secara umum tidak ada kendala apapun yang saya rasakan selama berobat pakai JKN, asalkan kita status kepesertaan kita aktif,” tegas Trisna.

Trisna menyadari pentingnya terdaftar sebagai peserta JKN aktif, sehingga ia pun rutin membayar iuran setiap bulan. Menurutnya, bagaimanapun juga prinsip Program JKN adalah gotong royong. Iuran peserta yang sehat digunakan untuk biaya pengobatan peserta yang sedang sakit. Oleh karena itu, peserta JKN yang harus bahu-membahu untuk membantu sesama dan memastikan program ini berjalan berkesinambungan.

Baca juga:
BRI CreatorFest 2024: Para Juara Kreatif Resmi Diumumkan

“Program ini sudah disediakan untuk memberikan kepastian siapapun bisa berobat ketika sakit. Jadi sudah seharusnya kita juga sadar untuk menjalankan kewajiban kita sebagai peserta JKN dengan memastikan kepesertaan ini selalu akti. Jangan sakit, lalu baru terpikir daftar jadi peserta JKN,” katanya.

Di akhir perbincangan, Trisna menyampaikan harapannya akan keberlangsungan Program JKN di masa mendatang. Ia berharap program ini tetap hadir karena ia sendiri telah merasakan manfaatnya. Tidak lupa, Trisna juga berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah menyelenggarakan Program JKN ini karena telah menjamin pelayanan kesehatan yang dibutuhkan oleh ia dan keluarganya.




“Semoga Program JKN ini terus ada karena jaminan kesehatan itu penting dan sakit juga kita tidak bisa prediksi. Oleh karena itu, kita semua harus memiliki jaminan untuk menjamin pelayanan kesehatan pada saat dibutuhkan. Saya juga berterima kasih kepada pemerintah, fasilitas kesehatan, dan seluruh tenaga medis yang sudah bekerja sama lewat Program JKN,” tutur Trisna. (gt /gs)

Show Buttons
Hide Buttons