Scroll to Top
Sumba Timur Ajukan 45 Inovasi Tahun 2024
Posted by maxfm on 11th November 2024
Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumba Timur Piga Mamo Permatasari Palekahelu [Foto : ISTIMEWA]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Salah satu upaya yg dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah dengan berinovasi.

Baca juga:
Skor ESG di S&P Meningkat, BRI Perkuat Posisi Sebagai Pemimpin Keberlanjutan di Sektor Perbankan

Plt. Kepala Badan (Kaban) Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Sumba Timur Piga Mamo Permatasari Palekahelu yang biasa dipanggal Sari Palekahelu kepada Radio MaxFM menjelaskan, Bupati Sumba Timur Drs Kristofel Praing, sangat menyadari bahwa dengan banyaknya persoalan yang masih di hadapi oleh masyarakat Sumba Timur.



“Seperti stunting, gizi buruk, kemiskinan ekstrim, rawan pangan, rendahnya kualitas SDM, dan di sisi lain kemampuan keuangan daerah yang masih sangat bergantung pada Pemerintah Pusat, kemudian masa kepemimpinan yang pendek yakni 3,5 tahun, maka Bupati merasa harus ada strategi khusus dan upaya yang tidak biasa-biasa saja untuk bisa menyelesaikan berbagai persoalan tersebut,” jelas Plt. Kaban Balitbangda Kabupaten Sumba Timur Sari Palekahelu, Senin 11 November 2024.

Baca juga:
Sekda Sumba Timur Pimpin Upacara Hari Pahlawan di Sumba Timur

Tambah Plt. Kaban Balitbangda Kabupaten Sumba Timur Sari Palekahelu melihat situasi seperti ini maka pilihan pimpinan daerah menggerakkan Inovasi daerah adalah salah satu solusi cerdas yang harus dilakukan oleh semua perangkat daerah, bahkan sampai ke desa-desa.




Karena itu pada Tahun 2021, Bupati Sumba Timur mengeluarkan Instruksi tentang Gerakan One Year One Innovation, ujarnya.

Dengan gerakan One Year One Innovation lanjutnya pemerintah Kabupaten meminta seluruh Perangkat Daerahatau Unit Kerja, Kecamatan dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Sumba Timur, untuk mewujudkan gerakan ini, yakni menghasilkan minimal 1 Inovasi setiap tahunnya.

Baca juga:
Bergabung Menjadi AgenBRILink, Pendapatan Pelaku UMKM di Simalungun ini Meningkat

Masih kata Plt. Kaban Balitbangda Kabupaten Sumba Timur Sari Palekahelu hal ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kinerja antara seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Bupati untuk melaksanakan instruksi tersebut.



Dari Inovasi yang dihasilkan oleh setiap Perangkat Daerah akan dilaporkan ke Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia untuk selanjutnya Mendagri akan menetapkan Indeks Inovasi dari setiap Daerah, ujarnya.

Baca juga:
Peringati Hari Pahlawan, BRI Salurkan Bantuan Beasiswa Bagi Anak TNI dan Polri

Hasil dari Indeks Inovasi Daerah, dapat digunakan untuk memberikan penghargaan dan pembinaan kepada pemerintah daerah yang inovatif melalui ajang IGA (Innovation Government Award) yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri setiap tahunnya.



Plt. Kaban Balitbangda Kabupaten Sumba Timur Sari Palekahelu menjelaskan yang sangat membanggakan, Kabupaten Sumba Timur, sejak tahun 2021 berhasil menjadi Kabupaten terinovatif untuk Kategori Daerah tertinggal, selama 3 tahun berturut-turut ( 2021, 2022 dan 2023) dengan jumlah Inovasi yg dihasilkan dan dilaporkan setiap tahunnya semakin meningkat.

Baca juga:
Peringati Hari Pahlawan, BRI Salurkan Bantuan Beasiswa Bagi Anak TNI dan Polri

“Tahun 2021 : 12 Inovasi, Tahun 2022 : 17 Inovasi, Tahun 2023 : 28 Inovasi, dan tahun 2024 ini sebanyak 45 Inovasi telah dilaporkan oleh 21 Badan/Dinas, 1 Kecamatan dan 1 Tim Penggerak PKK,” ini membangkakan jelasnya.



Dirinya berharaphasil tahun 2024 ini dapat kembali menjadi yang terbaik pada Kategori Daerah Tertinggal. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons