
MaxFM, Waingapu – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyatakan turut belasungkawa atas meninggalnya Bupati Sumba Timur periode 1978-1984, dr. Lapoe Mokoe, Minggu (27/03/2022) di Surabaya.
Rasa belasungkawa ini dinyatakan Pemkab Sumba Timur melalui instruksi Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing agar dilakukan pengibaran setengah tiang di seluruh kantor pemerintah, swasta maupun lembaga lain di seluruh wilayah Kabupaten Sumba Timur.
Hal ini disampaikan Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si melalui sambungan telepon dengan Radio Max 96.9 FM, Senin (28/03/2022).
Dijelaskannya sosok dr. Lapoe Mokoe bukan hanya sosok yang dikenal sebagai mantan Bupati Sumba Timur. Namun juga tokoh yang mampu menginspirasi masyarakat Sumba Timur untuk berkarya dan memberi lebih bagi Sumba Timur.
“Beliau adalah sosok yang low profile dan santun. Namun juga akan sangat tegas saat dibutuhkan ketegasan untuk sesuatu hal, dan itulah salah satu sisi pribadi almarhum yang menginspirasi banyak orang,” ungkapnya.
Bupati Khris menambahkan selain menginstruksikan pengibaran bendera setengah tiang, Pemkab Sumba Timur juga akan hadir dalam acara kremasi almarhum yang rencananya akan dilakukan Kamis (31/03/2022) di Surabaya.
“Akan ada perwakilan dari pemerintah yang hadir saat kremasi sebagai bentuk penghargaan dan perwakilan masyarakat Sumba Timur atas jasa dan karya yang sudah pernah almarhum torehkan bagi Sumba Timur,” tandasnya.
Sebelum menghembuskan nafas terakhir dokter Lapoe Moekoe sempat dirawat sekira tiga bulan lebih di ruangan intensif RKZ Surabaya. (TIM)







