Scroll to Top
Irsyam Abdul Rosyid Bin Covid (Catatan Isolasi Mandiri)
Posted by maxfm on 24th Juli 2021
| 773 views
Karikatur : Yongky HS

MaxFM, Waingapu – Dari awal virus covid 19 merebak ke Indonesia, rasanya kita lebih banyak disuguhi hal-hal administratif yang kadang lucu-lucu. Kita menghindari kata lock down, lalu kita pake istilah PSBB lalu ganti lagi PPKM, ganti lagi jadi PPKM Level-1, Level-2, Level-3 dan seterusnya. Mirip keripik setan pake level-levelan segala.




Penyampaian data penderita juga sempat jadi polemik, ada yang bilang sebaiknya jangan diekpos supaya tidak menimbulkan pesimisme. Ada juga yang bilang harus disampaikan ke publik, kalau perlu secara detail agar bisa menjaga kewaspadaan bersama. Padahal awal pandemi, nama keluar sebagai penderita covid bisa jadi aib.

Kini muncul lagi Khabar yang agak dibesar-besarkan bahwa, semua urusan terkait pelayanan publik dan mobilitas orang harus disertai dengan surat bukti vaksin. Mau sekolah harus ada surat vaksin, mau bepergian harus ada surat vaksin, mau urus ini-itu harus ada surat vaksin. Jangan-jangan mau vaksin harus ada surat vaksin? Pantas saja vaksin jadi rebutan di mana-mana. Vaksin dijadikan jimat anti virus, seolah-olah kalau sudah vaksin tidak bakal terinfeksi covid 19.




Andaikata issue ini digulirkan supaya masyarakat mau vaksin dengan ditakut-takuti bahwa semua urusan memerlukan bukti vaksin, hoe siapa yang tidak mau vaksin? Siapa yang takut vaksin? Kalian sendiri saja yang tasibuk dari awal, bilang vaksin ini tidak bagus, vaksin itu produk asing. Kalian juga yang bilang vaksin itu tidak sesuai iman, melawan kodrat dll, kalian sendiri kan yang bilang? Kalian memang sinting!! ( Eh tapi kalian itu siapa ya?)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons