Scroll to Top
Membuka Kembali Sekolah Dasar, Siapkah?
Posted by maxfm on 13th Januari 2021
| 1543 views
Evi Silvian Rospita – Pegiat Pendidikan [Foto: Istimewa]

MaxFM, Waingapu – Semester II tahun akademik 2020/2021 akan segera dimulai 4 Januari 2021 ini. Pekan depan, setelah menjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh selama 1 semester sekolah-sekolah yang berada di wilayah zona hijau dan kuning akan dibuka kembali secara bertahap. Siapkah kita?

Selain meminta izin Kepala Daerah, memiliki jadwal Shift dimana siswa dijadwalkan untuk masuk sekolah secara bergantian, Satuan Pendidikan (sekolah) juga diminta mempersiapkan kelengkapan yang diharuskan oleh daftar periksa untuk memastikan siswa aman. Namun demikian apakah itu saja cukup?



Ketika harus melakukan PJJ, hampir semua guru terkaget-kaget dan belum siap menghadapi PJJ. Hal ini terjadi di seluruh dunia dan bukan hanya di negara kita. Ketidaksiapan guru utamanya dalam menyiapkan bahan ajar yang sesuai untuk digunakan oleh siswa di rumah dengan supervisi minimum dari pendamping belajar di rumah.

Resiko terjadinya Learning Loss (Kehilangan belajar) pada siswa sangat besar terjadi mengingat bahan ajar untuk PJJ belum sepenuhnya terdisain dengan baik, meski kemudian ini ditanggapi dengan sigap oleh kemendikbud dengan dikeluarkannya Modul Literasi dan Numerasi.

Ketika siswa Belajar Tatap Muka (BTM) di sekolah, guru akan dapat mengidentifikasi siswa-siswa mana saja yang belum memahami konsep/keterampilan baru yang diajarkan, namun tidak demikian halnya dengan PJJ. Siswa yang berada di daerah tuna-sinyal (meminjam istilah atasan kami) tidak mendapatkan akses untuk bisa mengunduh materi-materi ajar, pun guru kesulitan menjangkau mereka untuk memberikan bimbingan langsung ketika guru mendatangi siswa saat melakukan kunjungan ke rumah. Sebagai akibatnya bisa diperkirakan bahwa penyerapan belajar siswa mungkin akan tidak maksimal.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons