Scroll to Top
Belalang Kembara Datang, Pendapatan Petani Kiritana Sirna
Posted by Heinrich Dengi on 23rd Juli 2020
| 1338 views
Yunita Yowa Yani menunjukkan jagung di kebunnya, meski ada isi tapi sudah kempes biji jagungnnya [Foto: Heinirch Dengi]

MaxFM, Waingapu – Yunita Yowa Yani, warga Desa Kiritana, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT, hanya bisa menatap lesu tanaman padi dan jagung yang seharusnya siap dipanen karena sudah mulai berisi, tetapi tidak jadi dipanen akibat diserang belalang kembara Locusta Migratoria.




Harapan untuk mendapatkan penghasilan dari jagung dan tanaman padinya sirna. Sabtu 18/07/2020 belalang kembara dalam jumlah besar turun di lahan jagung dan padinya, dirinya bersama suami dan keluarga lain berusaha mengusir belalang tapi apa daya bukannya belalang pergi malahan datang tambah banyak, memakan habis daun dan bunga jagung serta padi yang ditanamnya.

Padi yang ditanam Yunita Yowa Yani di Desa Kiritana rusak di makan belalang kembara. [Foto: Heinrich Dengi]

“Tidak lama saja, hanya dua hari mereka diam di kebun saya, ada padi dan jagung, semua tanaman ini rusak dan tidak bisa dipanen,” jelas Yunita Yowa Yani di kebunnya di Desa Kiritana dekat sungai besar yang mengalir ke bendungan Kambaniru.

Tambah Yunita Yowa Yani, belalang juga bermalam di kebunnya.

Sementara itu Joni Meta Yiwa petani di Desa Kiritana yang kebunnya berdekatan dengan kebunnya Yunita Yowa Yani, mengatakan lahan jangungnya sekitar 2 hektar rusak, tidak bisa jadi uang dan tidak bisa dimakan.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons