
MaxFM Waingapu, SUMBA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), perusahaan pelayaran terkemuka se-Asia Tenggara, terus melakukan inisiatif dan inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Pada akhir Oktober lalu, PELNI memperkenalkan PEL NI Mobile, sebuah aplikasi untuk pembelian tiket kapal dan berbagai aktivitas yang di bawah naungan perusahaan, kepada masyaíakat Sumba Timur, Waingapu.
Sosialisasi PELNI Mobile dilakukan di Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, yang dihadiri Vice President Usaha Penumpang Non-Komersial PELNI Presda Simangasing, Kepala PELNI Kantor Cabang Waingapu Desna Hestyandoko, dan para penumpang kapal PELNI, Kamis 14 November 2024.
Baca juga:
Polda NTT Gagalkan Pengiriman Calon Korban Perdagangan Orang ke Taiwan
“Kami sangat senang dapat hadir dan menyemarakkan Pelabuhan Waingapu dengan sosialisasi PELNI Mobile. Kami berharap dapat mengajak para penumpang yang sekaligus warga Waingapu untuk mulai beral ih cara membeli tiket yang semula manual menjadi memanfaatkan secara maksimal ponsel pintar mereka dengan mengunduh PELNI Mobile. Kami yakin dengan menggunakan PELNI Mobile, masya rakat akan lebih terbantu dan menghemat waktu untuk memesan tiket kapal penumpang,” ujar Presda Simangasing, Vice President Usaha Penumpang Non-Komersial PELNI.
Presda mengatakan, PELNI Mobile merupakan cara PELNI untuk “menjemput bola” para calon penumpang kapal PELNI yang sekarang sudah terbiasa untuk menggunakan gadget yang selalu berada di dekat mereka. Dengan itu, mereka bisa langsung memesan tanpa antri di loket atau menghubungi call center yang tentu membutuhkan waktu.
Melalui PELNI Mobile, calon penumpang bisa melakukan be rbagai aktivitas yang berkaitan dengan kapal PELNI antara lain membeli tiket kapal, mengirim barang, pelayanan keagenan kapal, penyewaan aset, dan reservasi Hotel Bahtera.
Baca juga:
Kredit Macet Menurun, Direktur Utama BRI Ungkap Strategi Tingkatkan Kualitas Aset
Upaya perusahaan terus mensosialisasikan PELNI Mobile tercerm in dalam peningkatan unduh aplikasi tersebut hingga semester 1 2024. Pada periode Januari- Juni 2024, tercatat sebanyak 506.644 pengguna aplikasi PELNI Mobile. Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan periode sepanjang tahun lalu atau pada Januari-Desember 2023 mencapai 305.785 pengguna aplikasi PELNI Mobile.
“Ini tentu langkah konkret kami untuk menjemput bola ke masyarakat yang akhirnya tercerm in pada peminat pengguna aplikasi yang terus memperlihatkan kinerja yang positif. Kami berharap jumlah ini terus meningkat ke depannya,” ujar Presda.
Presda menjelaskan langkah-langkah untuk membeli tiket kapal di PELNI Mobile. Setelah mengunduh dan membuka aplikasi PEL NI Mobile, calon penumpang dapat memilih menu “Tiket Kapal”. Lalu, pilih pelabuhan dan tujuan, serta tanggal keberangkatan yang diinginkan. Selanjutnya, isi detail jumlah penumpang, jenis kelamin, serta kategori Keluarga atau bukan.Kemudian, calon pemumpamg dapat memiliki jadwal kapal yang tersedia (cek tanggal, jam, serta kategori kelas). Setelah isi identitas penumpang (pastikan identitas sesuai dengan KTP penumpang), dapat langsung memilih metode pembayaran dan mendapatkan informasi cara pembayaran. Terakhir, e-tiket sudah terbit. Tapi Ingat, e-tiket ini harus ditukar dengan boarding pass di pelabuhan keberangkatan.
Baca juga:
Pemerintah Indonesia Cari Investor untuk Bangun Pembangkit Energi Terbarukan 75 GW
Kepala PELNI Kantor Cabang Waingapu Desna Hestyandoko mengatakan para calon penumpang sangat antusias dengan hadirnya PEL NI Mobile. Meski begitu menjadi tugas bersama untuk terus memberikan edukasi agar masyarakat dapat beralih dari sebelumnya membeli tiket secara manual menjadi lewat ponsel pintar yang sebetulnya mereka miliki.
“Sosialisasi PELNI Mobile ini bagus sekali agar masyarakat semakin memahami sekaramg sudah semak in mudah untuk mendapa tkan tiket PELNI. Waingapu sebagai pulau yang sangat diminati oleh seluruh masyarakat Indonesia maupun mancanegara tentunya bisa menjadikan kapal penumpang milik PELNI menjadi salah satu alternatif untuk bertransportasi atau berwisata” kata Desna.
“Kami membuat aplikasi PELNI Mobile yang mudah dapat segera dipahami oleh seluruh masyarakat. Jadi ini waktunya untuk beralih dari manual ke PELNI Mobile,” tutup Presda.








