Scroll to Top
Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Barate, 6 Selamat dan 1 Masih Hilang
Posted by maxfm on 3rd Mei 2026
Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Barate, 6 Selamat dan 1 Masih Hilang [Foto: ISTIMEWA]

MaxFm Waingapu, SUMBA – Sebuah kapal nelayan dilaporkan tenggelam saat mencari ikan di perairan Barate, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Minggu 3 Mei 2026. Total ada tujuh orang nelayan di dalam kapal tersebut.

Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi enam orang korban dalam keadaan selamat, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian hingga Minggu sore.



Peristiwa nahas ini bermula pada Sabtu 2 Mei 2026 sekitar pukul 23.00 WITA, ketika kapal nelayan tersebut diduga tenggelam di perairan Barate. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan pada Minggu 3 Mei 2026 pukul 03.30 WITA dari Ibu Dwi, istri salah satu korban, yang menginformasikan kejadian sekaligus memohon bantuan SAR.

Menanggapi laporan tersebut, pada pukul 03.55 WITA, tim rescue dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang segera diberangkatkan menggunakan *Rigid Buoyancy Boat* (RBB) dari Pelabuhan Navigasi Kupang menuju lokasi kejadian dengan kekuatan enam personel.

Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi ini terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polairud Polda NTT, Babinkamtibmas Barate, Bakamla Kupang, BPBD Kabupaten Kupang, Masyarakat setempat

Tim SAR tiba di lokasi pada pukul 05.30 WITA dan segera berkoordinasi dengan nelayan sekitar. Berdasarkan informasi yang diperoleh, satu orang korban ternyata telah lebih dahulu ditemukan oleh nelayan setempat pada pukul 03.05 WITA dalam kondisi selamat.



Keberhasilan datang pada pukul 06.20 WITA, ketika tim SAR gabungan berhasil menemukan lima orang korban lainnya dalam keadaan selamat di pesisir Pantai Barate Kecil, pada koordinat 9°53’55.15″ S – 123°36’45.33″ E. Seluruh korban kemudian dievakuasi menuju Pantai Barate Besar.

Dengan demikian, total enam orang nelayan telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Hingga Minggu sore, pukul 17.30 WITA, upaya pencarian terhadap satu korban yang masih hilang telah dilakukan dengan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, namun belum membuahkan hasil. Identitas korban yang masih hilang belum dirilis oleh pihak berwenang.

Operasi SAR akan dilanjutkan pada Senin 4 Mei 2026 pukul 06.00 WITA, dengan melibatkan unsur SAR gabungan yang sama, termasuk Kansar Kupang, Polairud Polda NTT, Babinkamtibmas Barate, Bakamla Kupang, BPBD Kabupaten Kupang, Puskesmas Poto, masyarakat setempat, serta keluarga korban.



Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menyatakan akan terus memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan operasi pencarian. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons