Scroll to Top
Dari Bibit 96S Jadi Siklon Hayley: BMKG NTT Ingatkan Warga Antisipasi Dampak
Posted by maxfm on 30th Desember 2025
Dari Bibit 96S Jadi Siklon Hayley: BMKG NTT Ingatkan Warga Antisipasi Dampak [Kolase Foto : ISTIMEWA]

MaxFM Waingapu, SUMBA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Kupang mengingatkan warga Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem dalam satu hingga dua hari ke depan. Peringatan ini dikeluarkan menyusul kemunculan Bibit Siklon Tropis 96S di perairan selatan Indonesia.

Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Muda, Ryan Sudrajat, menjelaskan dalam acara *Warga Bicara* Radio Max 96.9 FM Waingapu, Senin pagi, 29 Desember 2025, bahwa bibit siklon tersebut berpotensi meningkat menjadi siklon tropis penuh dalam 24 hingga 72 jam ke depan.



“Prakiraan BMKG menunjukkan Bibit Siklon Tropis 96S akan berkembang menjadi siklon tropis dalam 24-72 jam ke depan, dengan pergerakan menjauhi wilayah NTT,” jelas Ryan dari Stasiun Klimatologi Kupang.

Meski menjauh, fenomena ini masih akan memberikan dampak tidak langsung. Ryan menyampaikan prakiraan cuaca untuk tanggal 29-31 Desember 2025, di mana sebagian wilayah NTT berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.



“Kondisi angin kencang, mendung, serta hujan ringan hingga lebat dalam beberapa hari ini berkaitan dengan munculnya Bibit Siklon Tropis 96S,” ujarnya.

Berdasarkan analisis Pusat Peringatan Dini Siklon Tropis (Tropical Cyclone Warning Center/TCWC) Jakarta, bibit siklon ini pertama kali terpantau terbentuk di perairan Samudra Hindia selatan Pulau Lombok, NTB, pada 24 Desember 2025.




Perkembangan terbaru, sejak Senin 29 Desember 2025, Bibit Siklon Tropis 96S telah meningkat statusnya menjadi Siklon Tropis Hayley. Saat ini, siklon tersebut berada di Samudra Hindia selatan Pulau Sumba, NTT, dan bergerak mengarah ke Australia.

Fenomena siklonik ini tidak hanya berpotensi menyebabkan hujan lebat, tetapi juga memicu gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan selatan NTT. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kondisi cuaca dan laut yang berpotensi membahayakan. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons