Scroll to Top
Kekeringan Panjang Dialami Sumba Hingga Awal Januari 2024, Danau Waimima di Waijilu Kering
Posted by maxfm on 15th Januari 2024
Danau Waimima di Desa Wulla Kecamatan Wulla Waijilu Terihat kering, Kamis (11/01/2024) [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM WAINGAPU – Hingga hari ini Minggu (14 Januari 2023) sangat minim hujan turun di Kota Waingapu Sumba Timur.

Langit tetap cerah meski mendung terlihat di bagian Selatan Waingapu, hujan yang dinanti tidak kunjung datang.



Kekeringan juga terjadi di banyak bagian dari Kabupaten Sumba Timur bahkan Sumba.

Di Warinding, Kecamatan Nggaha Ori Angu misalkan, hingga Minggu pertama Januari atau Sabtu (06/01/2024) dua danau yang ada di lokasi ini masih kering, padahal biasanya Saat Desember air sudah penuh di danau sebagai penanda musim hujan sudah datang.

Data dari Stasiun Klimatologi Kupang pada Rabu (27/12/2023) yang disampaikan PMG Muda Ryan Sudrajat kepada Radio MaxFM dalam Acara Warga Bicara menyebutkan curah hujan mulai bayak pada Dasarian Dua (11-20 Januari 2024).



Memang di bebera titik lain Kabupaten Sumba Timur dikabarkan Hujan mulai banyak. Bapa Ika yang tinggal di Matawai Lapawu – Tana Rara pada awal januari 2024 menelpon ke radio MaxFM menyampaikan hujan sudah lumayan bayak di wilayah Tana Rara, jagung warga sudah tumbuh baik bahkan sawah tadah hujan juga sudah mulai ditanam.

Situasi kering yang akan dialami Kabupaten Sumba Timur atau wilayah Sumba lainnya bahkan NTT, sudah diperingatkan oleh Kepala BMKG RI Dwikorita Karnawati kepada Gubernur NTT di akhir tahun 2022 di Kupang.

Salah Satu Bukti di Desa Laipandak Wulla Waijilu Terlihat tandus di beberapa bagian, biasanya bukit ini selalu terlidungi tanaman, Rabu (11/01/2024). [Foto: Heinrich Dengi]

Kekeringan di Sumba Timur juga terlihat hingga ke wilayah Timur mulai dari Kecamatan Pandawai, Umalulu, Rindi, Pahunga Lodu hingga Wulla Waijilu.




Saat melaukan perjalanan Rabu dan Kamis (10-11/01/2024) sepanjang perjalanan dari Wiangapu ke Waijilu padang ruput di kiri dan kanan jalan terlihat kering kecoklatan tanda bahwa belum banyak hujan yang datang. Dari pantauan maxfmwaingpu.com masih sangat sedikit lahan yang ditanami warga, misalkan jagung dan padi. Hanya rumput kering yang dijumpai di Laipori, Wanga hingga Tandening, belum lagi panas matahari serasa seperti panas bulan Oktober saja.

Situasi kering yang menguatirkan terlihat jelas di wilayah Waijilu. Di sekitar hamparan persawahan di desa Wulla ada Danau Waimima. Danau ini biasanya airnya selalu penuh. Saat saya melewati daerah ini sekitar Oktober 2024 airnya masih banyak. Tetapi saat melewati jalan yang membedah hamparan sawah dan danau Waimima Kamis (11/01/2024) lokasi danau terlihat kering, tanahnya terbelah seperti sudah tidak pernah ada air cukup lama.

Cerita dari waga desa Laipandak kecamatan Wulla Waijilu mengatakan sudah beberapa kali mereka didatangi penjual ikan air tawar dari danau Waimima yang menjual keliling ikan air tawar.

Padang Rumput di Tandening Pahunga Lodu masih terlihat Coklat, Rabu (10/01/2023) [Foto: Heinrich Dengi]

Kekeringan yang terjadi seperti ini pasti sangat menyiksa warga, terutama petani. Saat harus menanam mundur entah sampai kapan, karena hujanpun belum banyak dan warga kuatir untuk menanam karena kalau hujan tidak turun bibit jagung akan rusak dan gagal panen.



Saat berada di Desa Laipandak, Kecamatan Wulla Waijilu Kamis (11/01/2024) juga terlihat jagung yang sudah ditanam warga sebagian besar kondisinya kerdil dan daunnya tergulung. Ada juga di beberapa lokasi kebun yang jagungnya sudah keluar bunga, tetapi dengan situasi angin kencang dan hari tanpa hujan panjang dikuatirkan jagung akan sulit dipanen.

Data terkini dari BMKG mencatat 61 % wilayah NTT sudah memasuki musim Hujan 2023 /2024. Untuk pulau sumba masih 1 zom yang sudah masuk musim hujan 2023/2024 yakni zom 467, sedangkan tiga zom lain yakni 466, 468 dan 487 belum masuk musim hujan meliputi Sumba Barat Daya, Sumba Barat – Sumba Tengah Bagian Utara dan Sumba Timur Bagia Utara Hingga Timur. [HD]

Show Buttons
Hide Buttons