Scroll to Top
65 Ribu Anak di Sumba Timur akan Divaksin Selama BIAN 2022
Posted by maxfm on 12th Mei 2022

Sekretaris Dinkes Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, SKM, MAP [Foto: Heinrich Dengi]
MaxFM, Waingapu – Sebanyak 65 Ribu lebih anak yang tersebar di 22 Kecamatan di Kabupaten Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan menerima vaksin.



Program ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan data tahan tubuh anak terhadap berbagai macam penyakit yang sewaktu-waktu bisa menyerang anak-anak di wilayah Kabupaten Sumba Timur. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022.

Dalam pelaksanaan BIAN 2022 anak-anak akan diberikan imunisasi meliputi yaitu :
1. Imunisasi Tambahan bagi anak usia 9 bulan s/d 12 tahun mendapat vaksin Campak Rubela
2. Imunisasi KEJAR diberikan kepada anak yang belum lengkap imusasi dasarnya. Sasarannya adalah anak usia 9 bulan s/d 59 bulan. Imunisasi yang akan diperoleh anak disesuaikan dengan jenis imunisasi yg belum diperoleh sebelumnya seperti : OPV, IPV dan DPT-HB-Hib




Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, kepada wartawan di Aula Setda setempat Rabu (11/05/2022) mengatakan pihaknya menargetkan pemberian vaksin selama BIAN di daerah itu bisa mencapai 96 persen.

Tinus Ndjurumbaha meyakini kerja bersama banyak pihak ini bisa mencapai cakupan vaskinasi sesuai target 96% karena semua tenaga kesehatan, perawat, bidan dan dokter di 24 Puskesmas yang ada telah dilatih untuk menjadi vaksinator, selain itu dukungan 22 dari Camat se Sumba Timur serta Tim Pengerak PKK akan mempercepat pencapaian target vaksinasi.



Menurut Ndjurumbaha, saat ini Dinas Kesehatan Sumba Timur telah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Para tenaga vaksinator sudah tersebar di 22 Kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Dikatakan Ndjurumbaha “Pengelola vaksin dan laporannya 24 orang. Kalau tenaga vaksinatornya cukup, karena semua nakes, perawat dan bidan sudah dilatih untuk jadi vaksinator.”




Kegiatan vaksinasi lanjutnya akan dilaksanakan secara door to door. Hal ini sudah disepakati demi menyukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) 2022.

“Posyandu atau di sekolah itu yang tidak kita sisir. Tetapi untuk titik yang kita bentuk untuk pelayanan imunisasi dan ada anak yang tidak datang, langsung dicari ke rumahnya,” jelas Ndjurumbaha.




Dia menambahkan, “Sasarannya vaksinasi ini akan diberikan kepada anak-anak usia hingga 12 tahun dan pelaksanaanya masih menanti kiriman logistik dari pusat.”

Sementara Bupati Sumba Timur, Khristofel Praing, saat membuka pertemuan koordinasi lintas sektor dan lintas program pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tingkat kabupaten meminta para pihak terkait untuk memaksimalkan pelaksanaan BIAN 2022 di daerah itu.



“Anak-anak Sumba Timur harus mendapatkan vaksin pada momen BIAN 2022 untuk menghindarkan mereka dari berbgai macam penyakit yan gmengintai kalau tidak divaksin,” pinta Bupati Khristofel Praing di Aula Setda Sumba Timur, Rabu (11/05/2022).

Hingga akhir April 2022, lanjut Bupati Khristofel Praing, pelayanan imunisasi bagi anak-anak di Sumba Timur baru mencapai 13 persen.




“Sementara target nasional yang 95 persen sehingga harus segera dikejar. Ini baru 13 persen, masih jauh dari target nasional,” tandasnya.(TIM)

Show Buttons
Hide Buttons