Scroll to Top
Stok Reagen Menipis, Pemeriksaan PCR Bakal Terhenti
Posted by maxfm on 18th Juli 2021
| 564 views
Ilustrasi – Tim Tracing Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Sumba Timur melakukan pengambilan sampel darah salah seorang anak di Kelurahan Kanantang untuk pemeriksaan RDT dan Swab Mei 2020 [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur terus meningkat setiap harinya sehingga kebutuhan reagen untuk pemeriksaan sampel di Laboratorium PCR RSUD URM Waingapu meningkat. Akibatnya ketersediaan reagen di rumah sakit milik Pemkab Sumba Timur tersebut kian menipis dan jika habis pemeriksaan sampel bakal terhenti.




Dokter spesialis paru pada RSUD URM Waingapu, dr. Anry Widiaty, Sp.P mengungkapkan hal ini dalam status facebook nya Sabtu (17/7/2021) petang. Dijelaskannya dalam status tersebut bahwa tingginya kasus Covid-19 menyebabkan logistik Covid-19 menipis khususnya di Sumba Timur.

Dokter spesialis paru ini bahkan memperkirakan ketersediaan stok reagen untuk pemeriksaan sampel PCR yang tersedia di RSUD URM Waingapu saat ini hanya akan cukup untuk pemeriksaan sampel hingga empat hari ke depan.



Bahkan dalam status yang diupload Sabtu (17/07/2021) pukul 17.07 Wita tersebut juga menjelaskan tidak hanya ketersediaan reagen untuk pemeriksaan sampel PCR di RSUD URM Waingapu yang makin terbatas. Namun juga stok tabung VTM dan rapid antigen yang dibutuhkan untuk pelaksanaan tracing kepada kontak erat dari pasien positif Covid-19 oleh Posko Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur juga sudah sangat minim, dan diperkirakan akan habis dalam kurun waktu yang bersamaan dengan ketersediaan reagen di RSUD URM Waingapu.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons