Scroll to Top
Pekan Depan Kodim 1601 Sumba Timur Kembali Lakukan Serbuan Vaksinasi Covid-19
Posted by maxfm on 17th Juli 2021
| 1124 views
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1601/Sumba Timur, Letkol Czi. Dr. Dwi Joko Siswanto [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Komando Distrik Militer (Kodim) 1601 Sumba Timur akan kembali melakukan serbuan vaksinasi Covid-19 di Markas Komando (Mako) Kodim 1601 Sumba Timur pekan depan. Alokasi vaksinasi Covid-19 ini ditargetkan kepada masyarakat umum sebanyak 2.000 orang.




Komandan Kodim (Dandim) 1601/Sumba Timur, Letkol Czi Dr. Dwi Joko Siswanto menyampaikan hal ini melalui sambungan telepon dengan Radio Max 96.9 FM, Jumat (16/07/2021). Menurutnya masyarakat umum yang sudah memiliki identitas diri, baik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) maupun Kartu Identitas Anak (KIA) dapat mengambil bagian dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 pekan depan.

“Saat ini sekitar 3.671 warga masyarakat yang sudah kita layani vaksin, dan pekan depan kita rencanakan lakukan vaksinasi untuk 2.000 warga lagi,” jelasnya.



Mengenai cara untuk ikut mendapatkan bagian dalam kegiatan vaksinasi ini, Letkol Dwi menjelaskan untuk menghindari adanya kerumunan seperti yang terjadi sebelumnya, pihaknya tidak lagi membuka meja pendaftaran di Makodim 1601/Sumba Timur pada saat pelaksanaan vaksin. Namun pihaknya menugaskan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk melakukan pendataan langsung ke masyarakat sebelum hari pelaksanaan vaksinasi.

“Mohon maaf untuk masyarakat yang sudah sempat mendaftar sbeelumnya namun belum mendapatkan pelayanan. Namun semua data yang sudah masuk ke kami, sudah kami inventarisir dan segera kami layani setelah ada vaksin,” ungkapnya.



Letkol Dwi menghimbau kepada masyarakat untuk tetap melakukan protokol kesehatan secara tertip dan bertanggung jawab bagi yang sehat dan bagi yang terpapar dan karena tidak bergejala sehingga bisa melakukan karantina mandiri, harus melakukan karantina mandiri secara tertib agar penyebaran virus Covid-19 dan penularannya bisa makin diminimalisir.

“Karantina mandiri harus benar-benar hanya yang terpapar. Anggota keluarga lainnya harus mengungsi ke rumah keluarga lain,” jelasnya.




Menurutnya ini penting dilakukan karena penularan Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sudah semakin meningkat dan tidak boleh lagi ada pandangan yang meremehkan penyebaran Covid-19. Sebab hingga Kamis (15/7/2021) jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur sudah sebanyak 2.598 kasus dengan rincian 1.692 kasus sembuh, 851 kasus masih menjalani perawatan atau karantina mandiri, dan 55 kasus meninggal dunia.

851 kasus aktif ini sendiri tersebar di 14 kecamatan dan 66 desa/kelurahan.(TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons