Scroll to Top
Serangan Belalang Kembara Makin Meluas di Sumba Timur
Posted by Heinrich Dengi on 1st Juli 2016
| 2141 views
Hama Belalang Kembara di Yubuwai
Hama Belalang Kembara di Yubuwai

MaxFM, Waingapu – Serangan belalang Kembara makin hebat dan sebarannya makin luas, di Sumba Timur Nusa Tenggara Timur NTT.

Minggu lalu belalang Kembara masih di daerah Yubuwai, hari kabarnya belalang Kembara sudah sampai di daerah transmigrasi lokal Papu dekat Kawangu yang jaraknya dari ibu kota kabupaten 20 menit perjalan dengan motor.

Kepala Dinas Pertanian Sumba Timur Ida Bagus Putu Punia membenarkan serangan belalang makin meluas.

“Kami tangani tadi yang di Papu, kebetulan dia sudah bentuk imago berarti 3 hari berikut kami harus terus pantau, belalangnya ada yang sudah terbang, mungkin karena di padang jadi masyarakat tidak sempat mengamati, ada sebagian yang sudah bisa terbang, tadi kami sudah tandai tempat itu dan dia akan mentap di situ,” kata Kadis Pertanian Sumba Timur Ida Bagus Putu Punia, Jumat (01/07/2016).

Sementara itu kabar beredar di Waingapu bahwa pemerintah setempat beluam menyiapkan anggaran khusus untuk menghadapi kemungkinan muncunya hama belalang dalam APBD tahun ini.

Anggota DPRD Sumba Timur dari Partai Amanat Nasional Umbu Hinggu Panjanji mengatakan saat ini masih masih pembahasan anggaran di tingkat pemerintah, belum di bahas bersama DPRD.

“Sekarang baru asistensi di tingkat SKPD, kita baru mau mulai sidang itu setelah masuk dari libur Lebaran ini, anggaran untuk hama belalang masih bisa diusulkan,” demikian Anggota DPRD Sumba Timur dari PAN Umbu Hingu Panjanji, Jumat (10/07/2016).

Dari Yubuwai terpantau pihak pemerintah setempat, penyuluh lapangan dan warga bahu membahu melakukan penyemprotan untuk membunuh hama belalang Kembara, meskipun dengan perlindungan tubuh yang tidak memadai dan cenderung berbahaya bagi yang melakukan penyemprotan perstisida kimia.

BELALANG KEMBARA-01Kendala yang dihadapi dalam usaha membunuh belalang Kembara di Yubuwai, selain peralatan yang terbatas juga air yang kurang, bila sudah selesai menyemprot pestisida petugas harus menunggu lama untuk datangnya air agar penyemprotan bisa dilanjutkan.

Salah satau petugas di lapangan mengatakan, cukup banyak belalang yang mati akibat disemprot dengan pestisida kimia tapi herannya makin banyak lagi belalang yang datang berikutnya dan setiap kali lewat rumput dipadang langsung habis di lahap.

Di Sumba Timur saat ini sudah memasuki musim kering disertai bebarapa hari terkahir cuacanya berubah dengan turunya hujan deras.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons