Scroll to Top
Aksi Donor Darah
Posted by maxfm on 1st November 2013
| 422 views

Pamflet DONOR DARAH1 (3)MaxFM, Waingapu – Dari pembicaran dengan beberapa kawan dokter di Sumba Timur, diketahui persedian darah dirumah sakit-rumah sakit setempat sering tidak mencukupi, sehingga dalam beberapa kejadian untuk kebutuhan darah bagi pasien rumah sakit keluarga pasien sendiri yang harus mencari pendonor.

Kalau ini terjadi pada pasien-pasien yang harus segera mendapat darah atau dalam istilah kedokterannya Cito maka bila stok darah tidak cukup dan masih harus mencari pasti ini akan sangat mengancam jiwa pasien.

Kawan dokter menceritakan pengalamannya yang harus menggunakan 20 kantong darah untuk menolong seorang ibu yang sedang sekarat membutuhkan darah karena darah terus mengucur keluar dari tubuhnya, untung kalau stok darah ada di rumah sakit, kalau tidak ada dan masih harus mencari, mencocokkan, memeriksa bebas dari penyakit baru ditransfusi, bisa kita bayangkan apa jadinya.

Idealnya yang menangani darah untuk disimpan di Sumba Timur adalah Palang Merah Indonesia PMI Cabang Sumba Timur, rumah sakit-rumah sakit tinggal meminta jika ada kebutuhan darah bagi pasen, tetapi selama ini yang terjadi rumah sakit yang menyimpan sendiri stok darah.

Satu Dari Tujuh Pasien di rumah Sakit Butuh Transfusi Darah

Secara umum diketahui satu dari tujuh pasien yang datang ke rumah sakit membutuhkan trasnfusi darah. Hal ini disampaikan dokter Ricky Spesialis Anak saat interaktif di radio Max FM dalam acara Klinik kesehatan Lindimara. Menurut dokter Ricky, darah mempunyai 3 fungsi bagi tubuh kita sebagai alat transport oksigen dan nutrisi, melawan sakit dan sebagai faktor pembekuan.

Lanjut dokter Ricky syarat seseorang bisa mendonorkan darah antara lain sehat saat menyumbangkan darah, usia pendonor antara 17-65 tahun, berat badan minimal 45 kg, tekanan darah normal, tidak berpenyakit jantung, hati, kencing manis, tidak menderita penyakit infeksi malaria, hepatitis,hiv / aids dan beberapa syarat lain.

Masih kata dokter Rikcy, keuntungan yang didapat pendonor saat mendonorkan darah adalah pendonor bisa tahu kesehatan tubuhnya karena daraha akan diperiksa terlebih dahulu sebelum diberi ke yang pasien yang membutuhkan, tubuh akan meproduksi kembali darah dalam waktu 1-2 hari dan itu baik untuk jantung karena sirkulsai darah jadi lebih baik, kelebihan zat besi dalam tubuh berkurang saat mendonorkan darah.

Beberapa penyakit yang membutuhkan transfusi darah tambah dokter Ricky, adalah perdarahan akibat pembuluh darah robek karena kecelakaan atau karena sebab lain, karena ada beberapa factor yang hilang dalam darah, misalkan trombosit yang rendah pada demam berdarah, ada factor pembekuan yang hilang pada hemofili, ada kelainan sel darah seperti thalasemia.

Aksi Donor Darah

Prihatin dengan situasi ini, baru-baru ini saya bertemu dengan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha dokter Lely Harakai dan Direktur Rumah Sakit Kristen Lindimara dokter Rani Manumesa dan kami sampai pada kesimpulan genting untuk mencukup kebutuhan darah di Rumah Sakit di Sumba Timur dan langkah yang kami sepakati untuk sedikit memenuhi kebutuhan darah bagi yang membutuhkan adalah melakukan AKSI Donor Darah.

Tentu saja untuk suksenya Aksi Donor Darah ini, keterlibatan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan terpenuhinya kebutuhan darah bagi yang membutuhkan di Sumba Timur sangat diharapkan seperti kawan-kawan dari Dinas Kesehatan, PMI Cabang Sumba Timur dan Rumah Sakit Umum Imanuel, pihak swasta lewat duknungan pemikiran dan dana sosialnya serta duklungan seluruh masyarakat yang sudah bisa mendonor dan sesuai peryaratan untuk mendonor.

Saya berharap Aksi Donor Darah ini mendapat respon posotif dari kita semua.

Saya juga mengundang kita semua di Waingapu dan sekitarnya, untuk secara sukarela menjadi pendonor darah, dan datang di acara Aksi Donor Darah pada Senin, 2 Desember 2013, mulai pukul 08.00-13.00 wita di Rumah Sakit Umum Umbu Rara Meha.

Setetes darah kita sangat berarti untuk mereka dan kita.

( Heinrich Dengi )

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email