Scroll to Top
Hendrik : “Berkat JKN-KIS Pengobatan Saluran Kemih Bebas Biaya”
Posted by maxfm on 27th September 2021
| 83 views
Peserta JKN-KIS Hendrikus Siri Mau Bersama Istri [Foto: Istimewa]



Waingapu, Jamkesnews – Menjadi Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), selain merupakan kewajiban yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan juga sebagai bentuk perlindungan diri apabila sewaktu-waktu kita sakit, selain itu kita juga telah berkontribusi untuk menolong sesama atau peserta lain yang sedang terbaring di rumah sakit.

Hendrikus Siri Mau (63) sangat sadar akan pentingnya menjadi peserta JKN-KIS di zaman sekarang karena biaya perawatan rumah sakit sangatlah mahal.



Hal ini pernah dirasakan Hendrikus Siri Mau, pada bulan Desember 2020 lalu dirnya harus menjalani operasi tembak laser karena ada batu saluran kemih. Saya lihat di rincian biayanya, untuk tembak laser itu butuh puluhan juta. Kalau tidak ada JKN-KIS, saya harus mengeluarkan uang puluhan juta, itu belum termasuk biaya lainnya, seperti pasang selang, cek yang lainnya, dan sebagainya. Beruntung saya sudah ada JKN-KIS, jelas Hendrik.

“Tidak ada biaya yang dikeluarkan untuk berobat,” ungkap pria yang berdomisili di Kelurahan Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur saat Tim Jamkesnews berkunjung ke rumahnya, (Rabu,15/09)




Hendrik menceritakan kurang lebih dua bulan menjalani terapi, dengan menggunakan kartu JKN-KIS tidak sepeser pun biaya saya keluarkan. “Saya menjalani operasinya di RS Siloam Kupang tapi sebelum di rujuk saya menjalani rawat jalan di puskesmas dan rumah sakit di kota Waingapu,” jelasnya.

Sebagai peserta JKN-KIS memang memberikan ketenangan tersendiri bagi saya dan keluarga. Banyak manfaat telah saya rasakan dari program ini, saya bangga terhadap program JKN-KIS ini karena dapat membiayai segala jenis penyakit.
Ia pun mengajak masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS untuk segera mendaftarkan dirinya supaya jika sewaktu-waktu sakit tidak perlu khawatir dengan biaya yang dikeluarkan.

“Jangan ragu dengan Program JKN-KIS, saya sudah merasakan manfaatnya ketika menjalani operasi batu saluran kemih, pelayanan yang diberikan sangat baik dan tidak ada biaya sama sekali,” tambah Hendrik.



Tentunya lanjut Hendrik, peran serta peserta JKN-KIS, dalam bentuk rutin membayar iuran atau menyampaikan informasi ke BPJS Kesehatan ketika mengalami kendala sangat diperlukan untuk terus menyukseskan Program JKN-KIS. Jika program ini tidak ada, yang sakit mungkin akan tambah sakit karena harus memikirkan biaya. Oleh karena itu, besar harapan saya Program JKN-KIS ini terus memberikan perlindungan bagi seluruh penduduk Indonesia, terima kasih JKN-KIS, terima kasih BPJS Kesehatan, dengan gotong royong kita sehat bersama” tutup hendrik sambil tersenyum. (TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons