Scroll to Top
Laboratorium PCR RSUD URM Waingapu Bisa Melayani se-Sumba
Posted by maxfm on 4th Mei 2021
| 647 views
Penanggung Jawab Laboratorium Patologi Klinik dan Laboratorium PCR, RSUD URM Waingapu, dr. Benny Wijaya Tambunan, Sp.PK. [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha (RSUD URM) Waingapu siap diinstalasi dan dalam waktu dekat akan segera dioperasikan untuk pemeriksaan sampel virus SarsCov-2. Kehadiran Laboratorium PCR ini berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dengan Yayasan Satria Budi Dharma Setia (YSBDS) Jakarta.




Penanggung jawab laboratorium patologi klinik dan laboratorium PCR, RSUD URM Waingapu, dr. Benny Wijaya Tambunan, Sp.PK. menyampaikan hal ini kepada MaxFm saat ditemui di lokasi pembangunan Laboratorium PCR RSUD URM Waingapu, Selasa (4/5/2021). Dijelaskannya saat ini masih dilakukan pemasangan dan dalan waktu dekat akan diserahkan ke RSUD URM Waingapu untuk kemudian dilakukan instalasi untuk nantinya digunakan.

“Tim modulnya akan serahkan sekitar tanggal 7 atau tanggal 9 Mei ke pihak rumah sakit,” ungkapnya.




Ditambahkannya untuk operasional mesin PCR ini, pihaknya sudah melakukan pelatihan kepada petugas yang akan mengoperasikannya dua kali seminggu dalam beberapa waktu terakhir dan setelah dilakukan penyerahan dan instalasi bagian dalamnya, akan dilanjutkan dengan pelatihan langsung dengan sampel.

“Pelatihannya tentang pemeriksaan PCR dan mesin PCR ini sudah BSL 2 dan lengkap sesuai standar WHO,” urainya.

Laboratorium PCR RSUD URM Waingapu sedang Diinstalasi [Foto: Heinrich Dengi]


Mengenai rencana target pemeriksaan jumlah sampel saat mesin PCR ini mulai digunakan nantinya, dr. Benny menjelaskan rencana awal akan dilakukan pemeriksaan untuk 100 sampel setiap harinya dan akan mengikuti perkembangan jumlah kontak tracing yang dilakukan oleh tim surveillance.

“Kita harapkan kehadiran mesin PCR ini akan memberikan hasil yang lebih cepat untuk satu Pulau Sumba,” urainya.

Rencana peresmian penggunaan mesin PCR ini sendiri menurutnya akan dilakukan pada 26 Mei 2021 mendatang karena setelah dilakukan instalasi semua perangkat listrik dan peralatannya, laboratorium ini masoh harus divisitasi oleh BPLK Surabaya untuk memastikan keakuratan pemeriksaannya nanti.



“Ijinnya biasa butuh waktu lebih lama. Tetapi intinya sudah divisitasi kita sudah bisa mulai running pemeriksaan,” tandasnya.(TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons